Diteror Air Garam, Pegawai Inspektorat Banten Resah

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 01 Juli 2020 - 11:00:41 WIB   |  dibaca: 220 kali
Diteror Air Garam, Pegawai Inspektorat Banten Resah

SERANG, BANTEN RAYA- Pegawai Inspektorat Provinsi Banten resah menyusul adanya aksi penyiraman air garam di depan pintu gerbang kantor Inspektorat yang dilakukan pria tak dikenal, Selasa (30/6) dini hari. 

Mereka khawatir air garam tersebut media untuk guna-guna dan mencelakai pegawai inspektorat.

Pegawai Inspektorat berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang minta namanya dirahasiakan mengatakan, seluruh pegawai heran sekaligus resah. 

Sumber ini mengaku tidak mengetahui siapa yang lebih dahulu mengetahui ada penyiraman air garam yang diduga berkaitan dengan hal mistis tersebut.

"Ya pokoknya pagi-pagi udah rame aja, di grup WA (whatsaap) juga udah rame. Pada bertanya-tanya, itu (pelaku) siapa dan mau apa gitu kan. Pada takut nyelakain, tujuannya siapa dan kena ke siapa kan kita enggak tau. Karena semua (pegawai) ngelewatin bekas siraman air itu," ujarnya kepada Banten Raya.

Diketahui, aksi pria tak dikenal tersebut terekam kamera pengintai atau CCTV (closed circuit television) yang terpasang di kantor Inspektorat, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang. 

Dalam rekaman video tersebut terlihat seorang pria memakai kaos dan bercelana pendek bolak balik di pintu masuk gerbang kantor Inspektorat Provinsi Banten, sambil menyiramkan sesuatu.

Dari rekaman CCTV tersebut diketahui aksi itu dilakukan pada pukul 02.30. Aksi ini geger setelah sejumlah ASN melihat bekas siraman air garam tersebut pada pagi harinya.

"Di sini (kantor Inspektorat) ada (satpam) yang piket juga (jaga malam). Biasanya kan itu pagar ditutup, Tapi itu kelihatannya kondisinya terbuka," ujarnya.

Sumber ini menduga aksi penyiraman air garam tersebut karena ada yang tidak suka dengan pegawai di Inspektorat terkait dengan kewenangannya sebagai pemeriksa kegiatan program dinas.

"Lagi banyak pemeriksaan sih di kantornya. Mungkin ada yang gak suka sama hasil pemeriksaannya, atau ada pengaduan apa gitu. Ya banyak faktor sih," jelasnya.

Sementara itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Curug diketahui telah melakukan pemeriksaan lokasi penyiraman air garam di depan pintu masuk kantor Inspektorat Banten.

Kepolisian masih menyelidiki unsur tindak pidana dalam kasus yang diduga beraroma mistik atau guna-guna tersebut.

Kapolsek Curug Iptu Shilton membenarkan jika anggotanya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun hingga Selasa (30/6) sore, belum ada laporan resmi dari Inspektorat.

"Hanya aduan biasa untuk cek TKP. Sudah saya tanyakan pada anggota yang piket. Sejauh ini belum ada laporan resmi dari dinas," katanya kepada Banten Raya.

Shilton mengungkapkan, apabila Inspektorat resmi melakukan laporan, pihaknya akan melakukan gelar perkara lebih dahulu. Apalagi kasus penyiraman itu diduga berkaitan dengan ilmu hitam.

"Jika mau laporan polisi, maka harus digelar dulu, kira-kira bisa diterapkan dengan pasal pidana apa untuk bisa menjerat pelakunya," ungkapnya. (Rahmat/dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook