Pengantin di Kabupaten Serang Diwacanakan Wajib Sumbang Benih Ikan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 01 Juli 2020 - 21:31:34 WIB   |  dibaca: 162 kali
Pengantin di Kabupaten Serang Diwacanakan Wajib Sumbang Benih Ikan

SERANG, BANTEN RAYA - Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan (DKPP) Kabupaten Serang menebar 92 ribu ekor benih ikan di Situ Ciherang, Desa Cikande, Kecamatan Cikande. Penebaran benih itu bertujuan untuk menjaga kelestarian Situ Ciherang. Selain itu, ke depan, para calon pengantin di Kabupaten Serang akan diwajibkan untuk menebar benih ikan di Situ Ciherang agar ekosistem situ tetap terjaga dengan baik.

"Kita melaksanakan reskoting ikan sebanyak 92 ribu ekor jenis ikan nila, tawes, dan ikan emas di Situ Ciherang. Luas Situ Ciherang 7 hektar," kata Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar benih ikan yang sudah ditebar tersebut dapat dijaga dengan baik sehingga ke depan bisa dinikmati oleh mereka. 

"Jadi dimohon tidak menangkap menggunakan alat tangkap jaring dan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti setrum atau trawl. Ikan baru dipanen setelah tiga bulan ke depan. Benih kita ambil dari Balai Benih Ikan di Baros," ujarnya.

Suhardjo meminta agar masyarakat di Desa Cikande yang akan menikah diberikan kewajiban menebar benih ikan di Sungai Ciherang. 

"Tadi saya berpesan ke kades (kepala desa) agar kegiatan restoking dilanjutkan dengan cara setiap orang yang akan menikah diwajibkan menebar benih ikan di situ untuk kelestarian alam dan untuk anak cucu mereka. Minimal 100 ekor," tuturnya.

Sementara itu, Camat Cikande Mochamad Agus mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas serta pihak desa agar mengawasi kegiatan masyarakat yang mengambil ikan di Situ Ciherang. 

"Kalau mancing tidak masalah, yang jadi masalah itu kalau pakau jaring yang besar dan disetrum, karena kalau disetrum ikan-ikan yang kecil pada mati," katanya.

Adapun terkait permintaan agar calon pengantin diwajibkan untuk menebar benih ikan, Agus menuturkan hal itu bisa dilakukan dengan ditetapkan sebagai hukum adat bagi masyarakat di Desa Cikande. 

"Untuk itu nanti saya minta desa dan BPD (badan permusyawaratan desa) bisa membuat perdes (peraturan desa), jadi setiap calon pengantin diwajibkan menebar benih ikan, nanti ditentukan jumlahnya berapa," ujarnya. (tanjung/fikri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook