Sedang Cuci Kaki di Irigasi Kragilan, Nenek 70 Tahun Hilang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Minggu, 05 Juli 2020 - 21:28:17 WIB   |  dibaca: 200010 kali
Sedang Cuci Kaki di Irigasi Kragilan, Nenek 70 Tahun Hilang

SERANG, BANTEN RAYA- Hendak mencuci kaki menjelang salat Isya, Kastinah (70), warga Kampung Palembangan, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang hilang di saluran irigasi Sentul, tidak jauh dari rumah korban, Sabtu (4/7) malam. Hingga saat ini tim SAR masih melakukan pencarian.

Saksi mata Sunarti mengatakan, nenek Kastinah memang sudah terbiasa datang ke saluran irigasi. Namun pada malam itu, warga hanya melihat korban datang ke irigasi dan tidak kembali ke rumahnya.

"Bada Isya warga melihat ada di sungai. Ada yang bilang tercebur ke sungai," katanya kepada Banten Raya, Minggu (5/7).

Menurut Sunarti, masyarakat yang mengetahui peristiwa itu kemudian berusaha mencari Kastinah di sekitar sungai dengan alat seadanya. Namun karena terkendala cuaca yang mulai gelap dan aliran sungai cukup dalam, warga akhirnya melaporkan hal itu ke tim SAR.

 "Semalam airnya lumayan banjir, dan cuaca juga sudah gelap. Jadi sulit buat nyarinya," ujarnya.

Humas Basarnas Banten Warsito mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh para saksi, peristiwa hilangnya nenek Kastinah bermula saat korban hendak mencuci kaki di aliran sungai. Ketika turun dan hendak kembali ke bantaran sungai korban terpeleset kemudian tercebur.

"Kalau kata warga sini, korban memang kondisinya sudah pikun. Korban pun diketahui sering hilang," katanya. 

Warsito mengungkapkan, pencarian korban melibatkan tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Serang, Koramil, Polsek hingga masyarakat sekitar. Perahu karet dikerahkan untuk melakukan penyisiran sungai. "Kita lakukan pencarian dari hulu sampai hilir sungai sejauh 1,8 mil. Tapi sampai sore ini belum ditemukan," ungkapnya.

Warsito menegaskan, pencarian korban tenggelam di saluran irigasi Sentul tersebut cukup menyulitkan petugas. Sebab kondisi air terlihat gelap, sehingga sulit melihat tanda-tanda korban.

"Airnya tenang, tapi berwarna cokelat gelap," tegasnya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook