Dishub Kota Serang Batal Buat Jalur Khusus Sepeda

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 06 Juli 2020 - 21:30:47 WIB   |  dibaca: 208 kali
Dishub Kota Serang Batal Buat Jalur Khusus Sepeda

Muhamad Tohir/ Banten Raya - HARAP BERSABAR: Dua pesepeda menikmati senja di Pantai Gopek Karangantu, beberapa hari lalu. Semakin banyaknya pesepeda membuat jalur khusus sepeda di jalan raya menjadi sebuah kebutuhan. 

SERANG, BANTEN RAYA- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang batal membuat jalur khusus untuk para pesepeda di Kota Serang. Kepala Dishub Kota Serang Maman Lutfi beralasan, anggaran pembuatan jalur khusus untuk para pesepeda dialihkan untuk anggaran penanganan Covid-19.
"Kami sudah anggarkan tahun ini, tapi kayanya harus sabar dulu karena semua anggaranya digeser untuk penanganan Covid-19," kata Maman, Senin (6/7).
Maman menjelaskan, kebijakan refocusing anggaran untuk menangani pandemi Covid-19 membuat program kerja pembuatan jalur sepeda tidak dapat terealisasi tahun ini. Padahal, pembuatan jalur sepeda sudah masuk dalam program prioritas. Bahkan Dishub sudah membuat desain jalur tersebut. "Tapi karena tren masyarakat Kota Serang pada sepeda di Kota Serang tinggi, kami akan tetap mendorong pembuatan jalur sepeda bisa terealisasi secepatnya," katanya.
Sesuai rencana, ada sembilan ruas jalan yang akan dilengkapi jalur khusus sepeda yaitu Jalan Ki Mas Jong-SDL, Jalan Brigjen KH Sam’un-SMA Mardiyuana, Jalan Veteran, Jalan Jenderal Ahmad Yani-SMAN 1, dan Jalan Abdul Latif-SDN Rau. Selanjutnya Jalan KH Sochari, Jalan Ciwaru-SD Pancamarga, Jalan Abdul Hadi dan Jalan Yusuf Martadilaga-SDN 20 Kota Serang. Menurut Maman, selain untuk memfasilitasi pengguna sepeda yang semakin banyak, pembuatan lajur khusus sepeda juga bertujuan meningkatkan keselamatan di zona aman sekolah.
"Penerapan jalur sepeda juga dilakukan dalam rangka mendukung program rute aman selamat sekolah atau RASS di Kota Serang,” ujarnya.
Untuk itu, kata Maman, lajur yang semula banyak digunakan parkir pada bahu jalan diusulkan untuk digunakan jalur sepeda selebar 1,5 meter. Pembangunan jalur sepeda di wilayah perkotaan Kota Serang akan menjadi bagian dari program pembangunan transportasi kendaraan tidak bermotor di Provinsi Banten dan menciptakan RASS di Kota Serang.
Ade Faturohman, salah seorang warga Kota Serang pecinta sepeda mengaku kecewa lantaran Dishub Kota Serang tidak jadi membangun jalur khusus sepeda tahun ini. Dia mengatakan, jalur khusus untuk bersepeda sangat dibutuhkan mengingat besarnya bahaya yang yang bisa mengancam para pesepeda di jalan raya. Kecelakaan yang disebabkan pengguna jalan lain bisa terjadi bila tidak ada jalur khusus bersepeda. "Kalau ada jalur khusus pesepeda pengguna jalan lain akan lebih berhati-hati ketika melihat bersepeda ada di jalan raya," ujar warga Sepang ini.
Di jalan raya aneka macam kendaraan bermotor seperti sepeda motor mobil merupakan kendaraan yang bisa membahayakan para pesepeda terutama bila penggunaannya berperilaku ugal-ugalan. Dengan adanya rute khusus sepeda maka para pengguna sepeda motor dan mobil bisa lebih hati-hati sehingga kecelakaan pada pengguna sepeda bisa lebih dihindari. "Kalau tahun ini batal kita harapkan tahun depan bisa terealisasi," kata Ade. (tohir/rahmat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook