Pembayaran TPP di Kabupaten Serang Tertunda

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 07 Juli 2020 - 07:28:47 WIB   |  dibaca: 1052 kali
Pembayaran TPP di Kabupaten Serang Tertunda

SERANG, BANTEN RAYA - Pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berpotensi ditunda.

Pemerintah daerah masih menunggu pendapatan daerah yang masuk ke rekening umum kas daerah (RKUD). Pandemi korona menjadi salah satu penyebab lambannya realisasi pendapatan daerah.

Namun Pemkab Serang mengupayakan TPP tersebut bisa diberikan tidak melewati bulan berikutnya.

Kepala Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Fairu Zabadi mengatakan, pihaknya saat ini masih menghitung kembali terkait pembayaran TPP disesuaikan dengan keuangan yang ada di RKUD Pemkab Serang.

"Iya belum dibayarkan. Biasanya TPP diajukan per tanggal 6 setiap bulannya, kata Fairu kepada Banten Raya, Senin (6/7).

Ia tidak menampik jika pembayaran TPP tersebut berpotensi ditunda jika kondisi keuangan yang ada di RKUD Pemkab Serang tidak memungkinkan.

"Ya bisa saja begitu (ditunda-red). Tapi tetap kita usahakan mudah-mudahan TPP bisa dibayarkan di bulan Juli ini, hanya menggeser harinya saja. Untuk besaran TPP bulan Juli 2020 ini sebesar kurang lebih Rp17 miliar," ungkapnya.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang Zaenal Abidin meminta para pegawai di linkungan Pemkab Serang tidak risau jika pembayaran TPP dilakukan penundaan.

"TPP itu kan tambahan penghasilan. Kalau tambahan ketunda pemberiannya, santai saja. Yang penting enggak hilang haknya. Sekarang TPP ditunda bayarnya karena duitnya belum kumpul, enggak usah repot," kata Zaenal.

Politisi Hanura itu menuturkan, jika penundaan pembayaran TPP terjadi, maka pemerintah akan membayar bulan berikutnya dengan cara dirapel.

"Pemerintah kan duitnya dari masyarakat, dari pajak, dari retribusi, dan dari lainnya. Minta diusahakan secepatnya masuk ke kas daerah agar cash flow daerah tidak gagal bayar. Kalau setelah diusahakan belum ada ya sabar dan tidak boleh mempengaruhi kinerja," ujarnya. (tanjung/fikri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook