Asyiiiik.... Pemprov Buka 30.000 Lowongan Kerja ke Jepang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 08 Juli 2020 - 22:21:10 WIB   |  dibaca: 4598 kali
Asyiiiik.... Pemprov Buka 30.000 Lowongan Kerja ke Jepang

SERANG, BANTEN RAYA- Pemprov Banten menggelar program penempatan kerja luar negeri yaitu ke Jepang, untuk 30.000 orang. Program tersebut merupakan salah satu dari upaya pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Rencanannya, lowongan itu akan dibuka mulai tahun ini hingga 2024.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, kesempatan kerja melalui metode pemagangan ke Jepang merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang dibangun dengan pihak negeri sakura itu pada tahun lalu. Adapun kuota yang tersedia cukup besar, hingga 30.000 orang.

"Ini merupakan tindak lanjut kerja sama tahun kemarin. Tahun kemarin enggak sampai MoU (nota kesepahaman). Kuotanya 30.000 orang," ujarnya saat dihubungi, Rabu (8/7).

Ia menuturkan, program tersebut direncanakan sudah mulai dibuka mulai tahun ini dan berlangsung hingga 2024. Dalam MoU-nya, sebenarnya tidak ada batasan terkait kuota rekrutmen, namun untuk tahap ini pihaknya mematok angka dan akan dilakukan evaluasi setelahnya. "Bisa jadi mulai melakukan pelatihan di Agustus, saat new normal. Pelatihan bahasa, pelatihan dengan keahlian yang diminta di sana," katanya.

Dalam praktiknya, kata dia, setelah melalui pelatihan peserta akan langsung diterjunkan ke dunia pemagangan. Ada sejumlah bidang pekerjaan yang ditekuni dan sudah terjamin untuk penempatannya. "Ada tenaga untuk medis dan perawat untuk jompo. (Kapan persisnya waktu pelaksanaannya) tinggal di tanda tangan oleh gubernur," ungkapnya.

Lebih lanjut diungkapkan Al Hamidi, bukan hanya Jepang saja yang menjadi destinasi penempatan kerja luar negeri. Terdapat tujuan negara lainnya seperti Amerika dan Korea yang saat ini masih dilakukan penjajakan. "Akan kita latih dan sertifikasi lalu selanjutkan ditempatkan," tuturnya.

Program itu juga dimaksudkan untuk memfasilitasi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak dari pandemi Covid-19. "Yang di-PHK sampai hari ini (kemarin) ada 18.587, bisa bertambah dan berkurang. Sementara yang dirumahkan ada sekitar 29.000," ujarnya.

Analis Penempatan Tenaga Kerja Industri UPTD Latihan Kerja pada Disnakertrans Banten Yogie Noegraha mengatakan, kerja sama penempatan kerja luar negeri adalah tindak lanjut daari Trade Expo Indonesia di Jepang tahun lalu. Jepang dan Amerika membuka kesempatan untuk melakukan penempatan tenaga kerja.

"Saat ini Jepang tengah dihadapkan pada kondisi aging population (kekurangan populasi angkatan kerja). Khususnya bidang penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik untuk bekerja di Jepang," ujarnya.

Diharapkan, ke depan Provinsi Banten mampu menjadi salah satu partisipan dalam menangkap kesempatan ini. Di antaranya melalui pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan Pemprov Banten. 

"Diharapkan melalui kerjasama ini dapat menjadi jawaban solusi pemecah permasalahan yang dihadapi masyarakat Banten dalam menghadapi situasi pasca pandemi," ujarnya. (dewa)


 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook