PKL Jalur C Nikomas Ditertibkan, Ini Penjelasan Kapolsek Cikande

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:44:46 WIB   |  dibaca: 276 kali
PKL Jalur C Nikomas Ditertibkan, Ini Penjelasan Kapolsek Cikande

DARJAT NURYADIN / BANTEN RAYA - DIBONGKAR - Pedagang di terminal C PT Nikomas membongkar lapak dagangannya.

SERANG, BANTEN RAYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Cikande bersama dengan pemerintah daerah dan TNI melaksanakan penertiban pedangan kaki lima (PKL) di Jalur C PT Nikomas Gemilang, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (11/7).  Rencananya lokasi tersebut akan ditata dan dikelola sesuai protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran virus korona.

Kapolsek Cikande Kompol Mochammad Ridzky Salatun mengatakan, selama ini aktivitas pedagang maupun pembeli di Jalur C PT Nikomas cukup tinggi, dan pada masa pandemi Covid-19 ini tidak pernah membatasi aktivitas kunjungan.

"Secara situasional, di Jalur C ini ada ribuan orang melakukan aktivitas di sini. Dan kami melihat pada masa pandemi ini, penerapan sistem protokol kesehatan, seperti physical distancing dan social distancing  belum diterapkan," katanya kepada awak media.

Melihat kondisi itu, Ridzky menjelaskan, kepolisian bersama dengan muspika bersepakat untuk melakukan penataan pedagang kaki lima di Jalur C tersebut, dengan menerapkan pola jaga jarak guna mencegah potensi penularan virus korona atau Covid-19.

"Setelah penertiban ini, mau tidak mau, penataan harus dilakukan dalam rangka menyiapkan new normal. Tidak hanya jaga jarak, pembatasan jumlah pengunjung, juga jam operasional. Setelah proses pasar selesai, maka semua tutup dan dilakukan pembersihaan," jelasnya.

Sementara itu, Camat Kibin Imron Ruhyadi mengatakan, selama ini PKL di Jalur C PT Nikomas tidak ditata dengan baik. Sehingga terjadi kesemrawutan dan menjadi penyebab terjadinya kemacetan di Jalan Raya Serang - Tangerang.

"Ini penataan tempat PKL, tujuannya mendukung program pemerintah dalam program new normal. Kita bisa lihat bersama-sama tempat berdagang di area PT Nikomas ini mudah semrawut," katanya.

Menurut Imron, selama proses penataan ini pedagang akan diliburkan selama satu pekan. Dimana pemerintah dan PT Nikomas tengah menyiapkan lokasi baru yang lebih strategis dan tidak lagi semrawut.

"Kita ingin kesemrawutan dan tempat berdagang tertata dengan rapi. Sesuai dengan kesepatakan untuk mempersiapkan tempat, pedagang kita liburkan hingga satu minggu," ujarnya.

Imron berharap pasca dilakukan penataan PKL di area PT Nikomas dapat menjaga kebersihan dan menjaga ketertiban, untuk kenyamanan bersama.

"Kesemrautan,  kenyamanan, situasional tempat berjualan tertata dengan rapi. Penataan pasar ini menjadi salah satu perhatian di masa menuju new normal," harapnya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook