Banyak Kredit Macet Mantan Kades dan Mantan Dewan, Gaji Direksi PT LKM Ciomas Dipotong 

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 14 Juli 2020 - 12:12:28 WIB   |  dibaca: 135 kali
Banyak Kredit Macet Mantan Kades dan Mantan Dewan, Gaji Direksi PT LKM Ciomas Dipotong 

SERANG, BANTEN RAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menjanjikan penyertaan modal untuk PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Ciomas sebesar Rp4,2 miliar pada tahun 2021. Namun Pemkab Serang memberikan beberapa persyaratan khusus kepada pihak PT LKM Ciomas, salah satunya menurunkan gaji jajaran direksinya untuk mengurangi biaya operasional. 
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, PT LKM Ciomas dengan direksi yang baru perlu ada penguatan terkait modal untuk menjalankan usahanya. 

"Insya Allah 2021 kita akan beri penyertaan modal. Tapi saya sampaikan ke jajaran direksi yang baru pemda siap bantu penyertaan modal sebesar Rp4,2 miliar," kata Pandji saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/7).

Pandji menjelaskan, untuk mendapatkan penyertaan modal tersebut, Pemkab Serang meminta agar gaji jajaran direksi PT LKM Ciomas diturunkan sebesar Rp12 persen. Kemudian, PT LKM Ciomas harus menurunkan kredit macet dan kredit tidak jelas sebesar Rp4,5 miliar menjadi Rp2 miliar.

"Kalau gaji untuk dirutnya hanya Rp15 juta per bulan. Kita minta diturunkan jadi Rp12 juta," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kredit macet sebesar Rp4,5 miliar tersebut di antara yang menjadi kreditor yaitu, beberapa mantan kepala desa (mades), mantan anggota DPRD, dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Serang.

"Untuk yang eks kades dan eks anggota dewan kita sudah kerjasama dengan Kejaksaan. Kalau untuk PNS kita sudah minta Inspektorat untuk melakukan pemotongan gaji mereka," tuturnya.

Pandji juga menjelaskan, selain ada kredit macet, ada juga kredit yang tidak jelas dimana keberadaan kreditornya sudah tidak bisa dilacak lagi karena pindah alamat dan lain sebagainya.

"Nanti selain ada penyertaan modal dari pemda, ada juga dari Bank BJB Rp5 miliar, nanti bentuknya bantuan atau dana pengampu karena Bank BJB akan membina PT LKM Ciomas selama masih sakit," paparnya.

Terpisah, anggota komisi III DPRD Kabupaten Serang Mawardi mengatakan, untuk pemberian penyertaan modal kepada badan usaha milik daerah (BUMD) perlu ada kajian yang matang.

"Kalau memang PT LKM Ciomas itu sedang sakit harus diobati. Tapi untuk penyertaan modal akan dikaji dulu efektivitasnya," ujar politisi Golkar itu. (tanjung/fikri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook