Jempol! Napi Lapas Serang Budidaya Jahe Merah, Dijual Rp30 Ribuan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Minggu, 19 Juli 2020 - 21:19:39 WIB   |  dibaca: 224 kali
Jempol! Napi Lapas Serang Budidaya Jahe Merah, Dijual Rp30 Ribuan

SERANG, BANTEN RAYA- Narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Klas IIA Serang melakukan budidaya jahe merah pada masa pandemi Covid-19. Jahe merah merupakan tanaman yang diklaim memiliki banyak manfaat dan banyak dicari orang.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang Heri Kusrita mengatakan, jahe merah yang ditanam di polybag dan lahan yang ada merupakan hasil budidaya pihak lapas dibantu oleh 10 warga binaan. Untuk dapat memanen hasil budidaya jahe merah membutuhkan waktu selama sembilan bulan. 

"Sekali panen sekitar 20 sampai 30 kilogram. Hasil panen ini nantinya diolah menjadi bubuk dan di kemas dengan plastik kedap udara serta dibungkus dalam paper bag," katanya kepada Banten Raya, Minggu (19/7).
Menurut Heri, dalam satu paper bag terdapat 30 sachet jahe merah siap diseduh dengan air panas. Lanjutnya, satu paper bag jahe merah hasil produksi Lapas Kelas IIA Serang dibandrol dengan harga Rp30 ribu. "Kalau untuk dijual kita tunggu pesanan dulu. Kalau stok tetap ada. Produk kita ini sering kita bawa dalam pameran," ujarnya.

Heri mengungkapkan, jahe merah tersebut sudah lama diproduksi oleh Lapas Kelas IIA Serang sejak tahun 2016. Namun saat terjadinya pandemi korona, permintaan jahe merah mengalami peningkatan.
"Selain dijual, pada masa seperti ini produk jahe merah kita sumbangkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten untuk diberikan kepada tim medis, agar imunitasnya terjaga," ungkapnya.

Kepala Urusan Umum Lapas Kelas IIA Serang Sukarna mengatakan, dalam waktu satu bulan Lapas Serang dapat memproduksi bubuk jahe merah seberat 50 kg. Untuk pemasarannya, pihaknya mengandalkan pihak ketiga yang menjualkan produk tersebut dengan cara door to door. "Selain itu ada juga yang langsung datang ke sini membeli produk jahe merah kita," katanya.

Sukarna berharap, keberadaan produksi jahe merah di Lapas dapat membawa dampak positif bagi warga binaannya. Sehingga setelah bebas nanti, warga binaan dapat hidup lebih baik dan tidak mengulangi perbuatanya dan kembali ke lapas sebagai warga binaan. "Yang pasti kita berharap agar cara ini dapat membekali ilmu yang positif bagi warga binaan yang selama ini di bina di Lapas Serang," katanya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook