Kota Serang Terapkan Marka Jaga Jarak di Persimpangan Pisang Mas dan Kebon Jahe

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 20 Juli 2020 - 15:56:29 WIB   |  dibaca: 301 kali
Kota Serang Terapkan Marka Jaga Jarak di Persimpangan Pisang Mas dan Kebon Jahe

SERANG - Diberbagai daerah Indonesia mulai diterapkan marka jaga jarak di setiap persimpangan atau traffic light yang bertujuan untuk meminimalisasi penularan covid-19 saat berhenti di lampu merah. Tak terkecuali di Kota Serang, Satlantas Serang kota bersama Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Perhubungan Kota Serang mulai membuat marka jaga jarak di beberapa titik lampu merah di Kota Serang.

Seperti pengecatan di perempatan Pisang Mas dan Kebon Jahe, Kota Serang, yang dilakukan pada Rabu (15/7) malam. Tampak barisan marka yang mirip dengan posisi dalam balap motor tersebut tertata rapi di perempatan jalan. Setiap pengendara, baik roda dua maupun roda empat, di Kota Serang diwajibkan menerapkan peraturan menjaga jarak atau physical distancing saat berhenti di lampu merah jalan tersebut.

Kasat Laka Lantas Polres Serang Kota, Iptu Ade Komarudin mengatakan penerapan menjaga jarak atau physical distancing ini bertujuan untuk menjaga jarak para pengemudi. "Mulai pagi (16/07) ini diterapkan sehingga pada saat mereka antre di lampu merah, mereka ada jarak" katanya. Ade mengatakan pembuatan marka jaga jarak ini akan diperluas di beberapa titik lampu jalan protokol lainnya di Kota Serang. Untuk tahap awal, jajaran Polres Serang bersama dinas perhubungan akan menyosialisasikan peraturan ini selama satu minggu.

Beberapa petugas dari polres dan dinas perhubungan akan ditempatkan di lokasi untuk membantu mengarahkan pengendara di marka jaga jarak tersebut. "Karena ini baru, tentunya masih banyak pengendara yang belum mengerti," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kasi Dalam Ops Pengendalian Operasional Dishub Kota Serang Bambang Riyadi mengatakan sementara ada dua titik lampu merah yang menjadi lokasi sosialisasi peraturan menjaga jarak ini, yakni di Pisangmas dan Kebun Jahe."Kita akan tempatkan anggota untuk mengatur para pengguna agar menjaga jaraknya sesuai dengan marka," jelasnya. Pada masa sosialisasi ini, petugas dengan pengeras suara akan membantu mengarahkan pengendara agar menempatkan kendaraannya di marka yang telah ditentukan. (Adv)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook