Dua Warga Kabupaten Serang Mati Misterius.. 

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 21 Juli 2020 - 10:55:30 WIB   |  dibaca: 179 kali
Dua Warga Kabupaten Serang Mati Misterius.. 

DARJAT NURYADIN / BANTEN RAYA EVAKUASI - Kepolisian mengevakuasi jenazah yang sudah membusuk untuk dibawa ke rumah sakit.

SERANG, BANTEN RAYA- Dua mayat membusuk ditemukan warga di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Serang, Senin (20/7). Penemuan pertama di Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, dan penemuan kedua di Desa Sukatani, Kecamatan Cikande di Kabupaten Serang. Kasus penemuan dua jenazah itu ditangani unit Reskrim Polres Serang. 
Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, penemuan mayat pertama terjadi pada Minggu (19/7) malam di Kampung Pasir Asem, Desa Katulisan. Korban diketahui bernama Jono (45) yang berprofesi sebagai tukang pijat. Korban diduga meninggal sudah lebih dari tiga hari. 
Penemuan jenazah kedua di Kampung Bunian, Desa Sukatani, pada Senin (20/7). Korban diketahui bernama David (24), warga Desa Kuta Dalam, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung yang ditemukan membusuk di rumah kontrakannya. Diduga korban meninggal dunia dua hari sebelum ditemukan. 
Kapolres Serang AKBP Mariyono membenarkan adanya penemuan dua orang meninggal dunia yang ditemukan membusuk di wilayah hukumnya. Saat ini, penemuan mayat itu sudah ditangani Unit Reskrim Polres Serang. "Iya, pertama di wilayah Cikeusal dan kedua di Cikande," katanya kepada Banten Raya. 
Mariyono menjelaskan, penemuan mayat di Cikeusal pertama kali ditemukan oleh warga yang mencurigai bau busuk di rumah korban. Ketika dicek, korban yang tinggal seorang diri di rumahnya sudah tergeletak membusuk di bagian ruang tengah. "Warga mendobrak pintu rumah korban, karena tercium bau busuk dari dalam rumahnya. Dia tinggal sendiri disana, sehari-harinya kerja sebagai tukang pijit," jelasnya. 
Mariyono mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polres Serang, korban diduga kuat meninggal dunia akibat tersetrum. "Setelah dilakukan pemeriksaan, korban diduga meninggal karena kesetrum. Atas dasar kesepakatan keluarga dan warga, korban diserahkan untuk dimakamkan," ungkapnya. 
Sedangkan, Mariyono menambahkan penemuan mayat di Kampung Bunian, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, pertama kali ditemukan kedua rekan kerjanya. Korban tidak diketahui kabarnya sejak dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia. 
"Awalnya, dua rekannya mendapat informasi kalau David tidak diketahui kabarnya. Kemudian kedua rekan korban ini langsung mendatangi kontrakannya. Setiba di kontrakan korban tercium bau busuk," tambahnya. 
Mariyono mejelaskan untuk penemuan mayat kedua ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Dradjat Prawiranegara untuk di autopsi. "Penyebab kematian korban belum kami ketahui karena masih dilakukan visum," jelasnya. (darjat) 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook