Sembilan Kerbau Dicuri dan Dipotong di Lokasi, Pemilik Rugi Rp 225 Juta

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 23 Juli 2020 - 15:36:08 WIB   |  dibaca: 586 kali
Sembilan Kerbau Dicuri dan Dipotong di Lokasi, Pemilik Rugi Rp 225 Juta

CILEGON, BANTEN RAYA- Kasus pencurian kerbau terjadi di Kawasan Industri milik PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (23/7) dinihari. Sembilan kerbau milik Kasino warga Kubangsari, Ciwandan, yang dilepas liarkan oleh pemiliknya dicuri oleh maling kemudian disembelih di lokasi. Belum sempat dibawa kabur, pelaku yang diduga lebih dari dua orang tersebut mengambil langkah seribu.

Informasi yang dihimpun Banten Raya, pencurian terjadi pada Kamis (23/7) dinihari. Pada pagi harinya, Kasino yang hendak melihat kondisi kerbaunya di sekitar Kawasan Industri KIEC, ternyata ada lima ekor kerbau yang sudah terkapar dan bersimbah darah. Setelah dilihat lebih lanjut, ternyata ada empat ekor juga yang telah disembelih dan dibawa kabur, namun pencuri menyisakan jeroannya di lokasi penyembelihan yang berada di Kawasan Industri KIEC.

Anak Pemilik Kerbau, Hani Pramono mengatakan, kerbau milik orang tuanya ada 11 ekor. Lima ekor ditemukan dalam kondisi mati di lokasi.  Sedangkan, ada empat yang telah dibawa kabur oleh pelaku. “Total Sembilan yang sudah disembelih, yang empat sudah berhasil dibawa kabur, sedangkan yang lima masih terkapar di lokasi,” terangnya.

Hani menjelaskan, kerbau milik orang tuanya memang biasa dilepasliarkan di Kawasan Industri KIEC. Sekitar 100 meter dari lokasi juga ada kandang kerbaunya. Pada malam harinya, Ayahndanya masih melihat kerbau tersebut. Tetapi, saat pagi sudah tidak ada kerbau di sekitar kandang yang berada di Kawasan Industri. “Kemungkinan sekitar jam 2 atau jam 3 pagi disembelihnya. Bahkan, ayah saya sempat mendengar tembakan, bisa saja ditembak dibius,” ujarnya.

Hani mengungkapkan, akibat pencurian tersebut kerugian mencapai RP 200 juta. Sebab, satu ekor pada saat menjelang Idul Adha seperti saat ini bisa laku sampai Rp 25 juta. “Ya sekitar Rp 225 juta ruginya. Yang satu bahkan sudah laku sudah dibayar mau buat kurban Rp 25 juta,” ungkapnya.Menurut Hani, lima kerbau yang telah disembelih oleh maling saat ini sudah dijual ke pedagang. “Yang sudah disembelih kita jual ke tukang daging,” terangnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook