Musda KNPI Pandeglang Ricuh, Calon Ketua dan Para Pentolannya Dibawa ke Polres

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Minggu, 26 Juli 2020 - 23:38:34 WIB   |  dibaca: 1101 kali
Musda KNPI Pandeglang Ricuh, Calon Ketua dan Para Pentolannya Dibawa ke Polres

Foto suasana pertemuan pentolan KNPI Pandeglang dan Kapolres AKBP Sofwan Hermanto

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Musda XV KNPI Pandeglang di Aula PKPRI Pandeglang, diwarnai kericuhan dan aksi walk out sejumlah OKP, Minggu (26/7) malam.

Belum diketahui secara pasti faktor pemicu kericuhan ini namun sejumlah peserta Musda dan calon ketua KNPI Pandeglang bersama sejumlah pentolan lembaga ini dikabarkan dibawa ke Mapolres Pandeglang.

Berdasarkan informasi,  dari belasan kandidat yang mengambil formulir pendaftaran, hanya dua orang yang menyerahkan berkas pendaftaran yaitu Dedi Rivaldi (Kades Karyasari, Kecamatan Cikedal) dan Pujiyanto (anggota DPRD Kota Serang). Kedua calon ini lolos penjaringan karena telah lengkap syarat dukungannya plus kesediaan membayar Rp 10 juta.

Salah seorang ketua OKP menyebutkan, banyak keanehan saat Musda misalnya tidak ada registrasi OKP, diduga banyak OKP bodong, serta pimpinan sidang condong sebelah dan terkesan tidak mengerti mekanisme persidangan.

"Saat banyak protes malah pimpinan sidang melanjutkan sidang dan sampai pemilihan aklamasi. Saya melihat seperti dipaksakan," kata sumber ini.

Agus Lani, kandidat calon Ketua DPD KNPI yang akhirnya batal mencalonkan diri mengatakan, keributan terjadi karena panitia diduga tidak netral dan sudah ditumpangi  oleh kepentingan calon tertentu.

"Saya juga menduga  banyak OKP siluman yang dibuat oleh para panitia. Dan yang lebih parah panitia tidak mengakomodir aspirasi kelompok cipayung (HMI, IMM, GMNI, PMII) Banom NU dan Muhammadiyah serta Mathlaul Anwar," kata Agus

Belum ada keterangan resmi dari panitia Musda terkait ihwal keributan di arena Musda. Namun suasana di lokasi Musda kembali kondusif. Beberapa foto yang beredar di grup-grup percakapan Whatsapp, dua kandidat yakni Dedi dan Rivaldi tengah berada di ruangan Kapolres Pandeglang untuk melakukan mediasi. (muhaemin)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook