Ada Luka dan Sperma di Kemaluan Korban yang Tewas Setengah Telanjang di Merak 

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 27 Juli 2020 - 21:51:06 WIB   |  dibaca: 998 kali
Ada Luka dan Sperma di Kemaluan Korban yang Tewas Setengah Telanjang di Merak 

Foto Istimewa - Proses evakuasi dua korban tewas di dalam mobil saat pelayaran dari Bakauheni ke Merak di KMP Nusa Putera, Senin (27/7).

CILEGON, BANTEN RAYA - Suharto (54), sopir travel tewas bersama penumpangnya Retno Winarti (33), di dalam mobil minibus yang berada di atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Putera yang sandar di Dermaga III Pelabuhan Merak, Minggu (26/7) malam.

Sang sopir yang merupakan warga Kelurahan Sumber Hidup, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) dan Retno seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), asal Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten OKI, Sumsel, itu tewas dalam keadaan setengah telanjang.

Informasi yang diperoleh wartawan, kedua orang tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 20.45 WIB. Saat itu, KMP Nusa Putera hendak sandar di Dermaga III Pelabuhan Merak. Saat kapal sedang proses bongkar, penumpang travel yang hendak masuk ke sebuah Toyota Kijang berwarna abu-abu dengan nopol BG 1795 J, menemukan sopir dan seorang penumpang sudah tidak bernyawa. 

Kemudian, lima penumpang lain yang terkejut dengan kondisi dua korban tewas melaporkan ke petugas kapal, kemudian petugas kapal melaporkan ke pihak kepolisian. Kedua orang tersebut, diduga tidak keluar mobil saat proses pelayaran dari Bakauheni ke Merak.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, dua korban tewas yang ada di dalam mobil saat berlayar dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak telah menjalani proses visum di RSUD Serang. Dua korban tewas diduga menghirup karbon monoksida saat berada di dalam mobil. 

“Dugaan mengalami keracunan karena menghirup gas karbon monoksida,” kata Yudhis kepada awak media.

Dikatakan Yudhis, pada jenazah Retno ditemukan luka pada bagian kemaluannya akibat benda tumpul. Selain itu, juga ada berkas sperma pada kemaluannya. Sementara, pada bagian tubuh lain tidak ditemukan adanya bekas kekerasan. 

“Diduga melakukan hubungan intim di dalam mobil, sebelum keracunan karbon monoksida,” terangnya.
Yudhis menjelaskan, meski diduga melakuakn hubungan intim, tetapi keduanya sama-sama telah berumahtangga. Dua orang tersebut, tinggal dalam satu kecamatan di Kabupaten OKI, Sumsel. “Yang perempuan sudah punya suami dan yang laki-laki juga sudah memunyai istri,” paparnya.

Selain melakukan visum, kata Yudhis, pihaknya juga telah memintai keterangan terhadap lima penumpang lainnya yang menumpang travel yang dikemudikan Suharto. Selain itu, juga pihak keluarga dari dua korban juga telah dimintai keterangan. “Kita tidak mengetahui mereka pacaran atau tidak, yang jelas mereka tinggal dalam satu kecamatan dan masing-masing sudah berkeluarga,” terangnya.


Travel yang dikemudikan korban Suharto, lanjut Yudhis, berangkat dari Kabupaten OKI pada Minggu (26/7) siang dan bertujuan ke Kabupaten Jepara dan Blora, Jawa Tengah. Sementara, penumpang travel lain sudah melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum. (gillang) 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook