Oknum Petugas Keamanan KIEC Diduga Terlibat Pencurian 9 Kerbau 

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Selasa, 28 Juli 2020 - 21:29:28 WIB   |  dibaca: 1367 kali
Oknum Petugas Keamanan KIEC Diduga Terlibat Pencurian 9 Kerbau 

CILEGON, BANTEN RAYA - Kasus pencurian sembilan kerbau milik Kasino, warga Kubangsari, Ciwandan, yang dilepasliarkan di lahan kosong Kawasan Industri milik PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), sedikit terkuak.

Polisi telah mengantongi identitas pelaku yang diduga lebih dari empat orang dan oknum petugas keamanan KIEC. Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana masih merehasikan identitas para pelaku, yang diduga lebih dari empat orang. "Pelaku kemungkinan lebih dari empat. Masih dirahasiakan, kemungkinan lebih dari empat,” kata Yudhis ditemui awak media di Mapolres Cilegon, Selasa (28/7).

Polres Cilegon, kata Yudhis, masih memburu para pelaku yang terlibat dalam pencurian tersebut. “Sudah kita kantongi, sedang kita buru, sebentar lagi tertangkap,” jelasnya.

Dikatakan Yudhis, pelaku pencurian kerbau diduga melibatkan berbagai orang, seperti orang yang biasa memotong ternak atau jagal, oknum petugas keamanan di PT KIEC dan orang lainnya. “Kemungkinan melibatkan orang dalam atau oknum orang dalam petugas keamanan dan spesialis pemotongan hewan ternak atau tukang jagal, karena tidak mungkin orang awam seperti kita bisa memotong kerbau sembilan dalam hitungan beberapa jam saja,” terangnya.

Menurut Yudhis, daging ternak hasil curian tersebut dijual ke Pandeglang. “Dagingnya dijual ke Pandeglang dengan mobil losbak. Kita juga sudah mengantongi ciri-ciri mobil losbaknya, ada dua mobil losbak,” ungkapnya.

Ditambahkan Yudhis, para pelaku pencurian ternak tersebut dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun.

Manajer Humas PT. KIEC Saiful Rohman mengatakan, Kawasan Industri KIEC merupakan Kawasan Obyek Vital Nasional (Obvitnas). Keberadaan penggembala hewan ternak memang dilarang. “Kita sudah berkali-kali melarang hewan ternak ada di kawasan industri, tetapi masih pada membandel,” katanya.

Sementara disinggung terkait dengan oknum petugas keamanan yang turut serta dalam pencurian, Saiful menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada polisi. “Kalau itu kita serahkan ke polisi saja,” tuturnya. 
Untuk diketahui, warga Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon dihebohkan dengan pencurian sembilan kerbau pada Kamis (23/7). Dari sembilan ekor kerbau itu, empat ekor tinggal kepala dan jeroannya di lokasi. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook