Polda Banten Bongkar Pengiriman 159 Kilogram Ganja dari Aceh, 9 Tersangka Diamankan

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Kamis, 30 Juli 2020 - 19:03:00 WIB   |  dibaca: 372 kali
Polda Banten Bongkar Pengiriman 159 Kilogram Ganja dari Aceh, 9 Tersangka Diamankan

SERANG, BANTEN RAYA - Kepolisian Daerah (Polda) Banten berhasil membongkar jaringan pengedar ganja terbesar di tahun 2020. Dari pengungkapan itu, 159 kilogram ganja kering asal Aceh yang akan diedarkan di Jakarta berhasil digagalkan. Tim Polda mengamankam 9 orang tersangka dalam kasus itu.


Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya pengungkapan peredaran narkoba itu bermula dari informasi bahwa ada rencana pengiriman ganja asal Aceh yang masuk ke pulau Jawa melalui pelabuhan Merak, Kota Cilegon pada awal Juli 2020 lalu.

Kemudian anggota direktorat narkoba Polda Banten langsung melakukan pengintaian dan mengikuti para pelaku mulai dari Sumatera hingga rest area Kilometer 68 Tol Tangerang - Merak atau Bogeg, Kota Serang. Ganja tersebut diangkut menggunakan truk ekspedisi.

Dari sana anggota Ditresnarkoba langsung mengejar penerima barang tersebut di wilayah Cideng, Jakarta Pusat dan menangkap dua orang pelaku berinisial BY(35) asal Jakarta yang berperan sebagai pengatur pengiriman barang dan pengawas jalur pengiriman barang di Jakarta. Seorang lagi berinisial YN (30) yang bertugas untuk mengambil barang.

Kemudian barang itu kembali dikirim menggunakan jasa go car berplat nomor B 1806 WKT ke wilayah Parung, Bogor. Di sana polisi kembali mengamankan dua pelaku yakni MR (31) dan AS (37) yang berperan sebagai pengawas jalur dan barang. Tidak sampai disitu, polisi kembali mengejar penyuplai narkoba tersebut di Aceh.

Di sana anggota Ditresnarkoba Polda Banten kembali mengamankan 5 tersangka yakni SP, RN, MN, HN dan FR. Kelima tersangka tersebut punya peran masing-masing, dari pengirim barang, pengawas jalur hingga yang bertugas mempacking barang.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengatakan, butuh waktu selama 3 bulan untuk mengungkap jaringan narkoba asal Aceh tersebut. Ganja seberat 159 kilogram itu dikirim menggunakan jasa ekspedisi yang dikemas menggunakan peti dan panel seluler.

"Di dalam peti kayu terdapat 99 paket dan di dalam empat buah fiber masing-masing 15 paket. Jadi total 159 kilogram," katanya kepada awak media saat ekpose di Mapolda Banten, Kamis (30/7).

Fiandar menambahkan, sembilan tersangka di jerat dengan pasal 114 ayat (2), pasal 111 Ayat (2), pasal 132 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. 

"Ini masih kita kembangkan, kemungkinan masih ada pelaku lainnya," tambahnya.

Sementara itu, salah satu tersangka asal Aceh SP mengaku bertugas sebagai pegumpul ganja. Setiap melakukan aksinya mendapatkan upah Rp20 juta. Namun untuk pengiriman kali ini belum mendapatkan upah seutuhnya.

"Saya pengepul. Biasanya Rp20 juta," katanya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook