Nenek Ini Menangis Dampingi Cucu Belajar Online: Masakan Kite Sampe Gosooong

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 31 Juli 2020 - 06:47:39 WIB   |  dibaca: 451 kali
Nenek Ini Menangis Dampingi Cucu Belajar Online: Masakan Kite Sampe Gosooong

SERANG, BANTEN RAYA - Seorang nenek warga Pabuaran Unyur, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang bernama Tatu Hasanah mencurahkan isi hatinya terkait pembelajaran daring dari rumah di saat pandemi Covid-19 yang ia rasa membuat ia kesusahan dalam sebuah video yang diunggah akun @rambobanten di Instagram.

Dia mengaku stres mengajari cucunya yang ia anggap susah mengerti pada pelajaran yang ia terangkan. Bahkan saat ia memasak sampai gosong karena sibuk mengajari cucunya pelajaran sekolah yang ia juga tidak mengerti.

"Jadi tolonglah bapak Walikota bapak Wakil Walikota dikon sekolah baelah (belajar saja di sekolah-red). Pusing kitane (saya pusing-red)," kata si nenek.

Si nenek mengaku tidak bisa memahami pelajaran yang diberikan guru untuk cucunya karena ia sendiri tidak taman SD. Karena sang cucuk tidak juga mengerti pelajaran yang ia sampaikan karena belum bisa membaca maka sang nenek sering mendorong-dorongkan kepala (dalam bahasa Jaseng disebut dengan dengulaken) sang cucu saking kesalnya.

"Saya ini udah tua ngajarin cucu yang otaknya bebet. Bikin saya stres," katanya.

Dalam video itu sang nenek meminta bantuan kepada Walikota Serang, Wakil Walikota Serang, dan DPRD Kota Serang untuk segera mengambil kebijakan untuk membuka sekolah untuk belajar kembali.

Saking stresnya si nenek sampai ia menangis karena tidak bisa mengajari cucunya pelajaran sekolah sampai paham.

"Belajar onlan onlen gurang garing badan kitane sing garing," katanya dalam bahasa Jaseng.

Ia mengaku susah mengatur cucunya untuk belajar karena ketika di rumah sang cucu lebih banyak bermain layangan. Karena itu ia meminta agar belajar kembali digelar di sekolah meski harus mengenakan masker. "Dikon sekolah bae wing Serang mahlah (suruh sekolah saja orang Serang mah-red)," katanya.

Wawan Gunawan, anak keempat Ratu Hasanah, menuturkan, awalnya ibunya itu sering kesal karena kesulitan mengajari cucunya selama belajar daring di rumah. B sendiri merupakan anak dari anak kelima Ratu Hasanah. Ayah B sudah meninggal dunia, sementara ibunya sudah menikah lagi dan tinggal bersama suami barunya. Saat ini B diasuh oleh Ratu Hasanah.

"Ibu saya itu kesel karena belajar secara online membuat dia pusing," kata Wawan, Kamis (30/7).

Saat Ratu Hasanah kesal dan menumpahkan unek-unek hatinya itu salah seorang anaknya kemudian memvideokannya. Menurut Wawan, yang mengeluhkan tentang belajar daring di rumah tidak hanya ibunya melainkan juga para tetangga di lingkungannya. Mereka umumnya kesal karena merasa direpotkan dengan sistem belajar daring.

"Ya harapannya supaya unek-unek ibu saya itu didengar oleh Pak Walikota Serang," katanya.

Sampai Jumat (31/7) pukul 06.44, video sudah ditonton 4.777 orang.  (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook