Dindikbud Pandeglang Berlakukan Belajar Sistem Ganjil Genap di Sekolah

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Senin, 03 Agustus 2020 - 18:44:07 WIB   |  dibaca: 645 kali
Dindikbud Pandeglang Berlakukan Belajar Sistem Ganjil Genap di Sekolah

Seorang guru SD di Kecamatan Munjul melakukan giat home visit, Senin (3/8) untuk memastikan siswa tetap belajar di rumah.

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang merencanakan menggelar sistem pembelajaran tatap muka (PTM) ganjil genap. Jika tidak ada aral melintang PTM model ini akan mulai dilaksanakan pada 10 Agustus 2020 dan saat ini dindikbud tengah menunggu turunnya SE (surat edaran) bupati.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang Sutoto menjelaskan, PTM ganjil genap ini merupakan adaptasi dari pemberlakukan New Normal Pandemi Covid-19. 

“Skema PTM Ganjil Genap ini sudah tersusun dan akan disosialisasikan kalau SE Bupatinya terbit. Kami harapkan seluruh satuan pendidikan melakukan persiapan karena model ini perlu penyesuaian,” kata Sutoto, Senin (3/8).

Dikatakan Sutoto, skema ganjil genap adalah pengaturan nomor absen ganjil dan nomor absen genap bagi peserta didik yang diizinkan mengikuti PTM di satuan pendidikan. Teknisnya kata Sutoto, PTM TK/RA (raudatul athfal), SD/MI dan SMP/MTs dilaksanakan dengan skema ganjil genap selama enam hari kerja, terdiri dari tiga hari pertama yakni Senin – Rabu untuk jadwal tatap muka peserta didik nomor absen ganjil dan tiga hari kedua yaitu Kamis – Sabtu untuk jadwal tatap muka peserta didik nomor absen genap. “Pemberlakuan skema ganjil genap ini sekaligus untuk pengaturan aktivitas siswa dimana selama tiga hari belajar di sekolah dan tiga hari lagi  di rumah,” tegasnya.

Masih kata Sutoto, tahapan PTM Ganjil Genap ini waktunya tidak serempak 10 Agustus namun disesuaikan dengan tingkatan satuan pendidikan. Kata dia, SD/MI dan SMP/MTs yang telah memenuhi protokol kesehatan dan mendapat persetujuan satgas tingkat kabupaten serta mendapat izin dari pemerintah daerah melalui dinas dikbud dan/atau Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang dapat menyelenggarakan PTM mulai tanggal 10 Agustus.

“TK/RA yang memenuhi protokol kesehatan dan disetujui Satgas Kecamatan dapat diberikan izin PTM mulai 7 September  dan Taman Penitipan Anak dan Kelompok Bermain (KB) dan Satuan PAUD yang memenuhi protokol kesehatan dan disetujui Satgas Kecamatan dapat diberikan izin PTM mulai tanggal 5 Oktober,” bebernya.

Sementara itu, sejumlah kepala sekolah SD di Pandeglang menyatakan sudah mendengar informasi akan diberlakukannya PTM Ganjil Genap. Namun demikian para kepsek meminta Dindikbud untuk melakukan sosialiasi secara massif. “Sistem belajar saat pandemi korona memang tidak mudah sementara siswa sudah nagih ingin kembali ke sekolah. Makanya kami harap sistem ganjil genap itu bisa berjalan efektif dan perlu disosialisasikan teknisnya,” kata Azizi salah satu Kepsek SD di Kecamatan Bojong. (muhaemin)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook