Belajar Tatap Muka di Cilegon hanya 2 Jam, Siswa Tak Boleh Bermain, Kantin Ditutup

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:10:28 WIB   |  dibaca: 731 kali
Belajar Tatap Muka di Cilegon hanya 2 Jam, Siswa Tak Boleh Bermain, Kantin Ditutup

CILEGON, BANTEN RAYA – Sebanyak 33 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Cilegon melakukan pembelajaran tatap muka. Pembelajaran ternyata hanya dilakukan selama 2 jam, setelahnya tidak boleh ada aktivitas di luar kelas dan siswa diminta untuk pulang.

Kepala SMPN 7 Cilegon Naziah Tamean menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pembelajaran tatap muka di hari pertama, siswa hanya mendapatkan 2 jam pelajaran dan maksimal masuk 2 kali per pekan. 

Najiah menambahkan, tidak ada aktivitas di luar kelas sebelum dan sesudah jam pelajaran. Hal itu untuk mengantisipasi interaksi siswa yang berkerumun dan bermain bersama.

“Hanya 2 jam saja dan hanya maksimal 2 kali pertemuan untuk 50 persen siswa dalam satu kelas. Saat datang siswa harus sudah berada dikelas, dan setelahnya harus pulang. Kantin juga ditutup dan siswa harus membawa bekal sendiri,” katanya kepada wartawan saat mendampingi Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon Ismatullah meninjau kelas di SMPN 7 Cilegon, Selasa (4/8).

Naziah menjelaskan, untuk pembelajaran tidak ada pelajaran olahraga dan ekstrakurikuler di luar kelas yang dilaksanakan, siswa hanya belajar mata pelajaran tanpa ada praktek. 

“Tidak ada olahraga sama ekskul. Itu belum dilakukan karena sesuai arahan dari kementerian belum boleh,” imbuhnya. (Uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook