WH Minta Dunia Pendidikan Perhatikan Prokol Kesehatan

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Rabu, 05 Agustus 2020 - 17:52:08 WIB   |  dibaca: 959 kali
WH Minta Dunia Pendidikan Perhatikan Prokol Kesehatan

Satibi/Banten Raya-KASIH ARAHAN: Gubernur Banten Wahidin Halim saat memberikan arahan saat mengisi Seminar Nasional yang digelar Universitas Bina Bangsa, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA-Gubernur Banten Wahidin Halim meminta kepada murid dan mahasiswa untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten saat menjadi pembicara dalam seminar online yang digelar kelompok kuliah kerja mahasiswa (KKM) Uniba, Selasa (4/8).

"Pesan saya kepada para mahasiswa, para dosen dan civitas akademika untuk memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan. Bagi yang tidak percaya terhadap Covid-19 adalah haknya," kata Gubernur Banten Wahidin Halim.

Dikatakan Gubernur, KKM memberikan ilmu yang bermanfaat. Mahasiswa jadi paham budaya masyarakat, ilmu yang ada di masyarakat serta, dalam sosialisasi bermasyarakat. Gubernur juga berharap, para mahasiswa yang melakukan KKN dijauhkan dari musibah serta dijauhkan dari ketidakjujuran.

Sejak menjabat Gubernur Banten, lanjutnya, pihaknya peduli untuk membangun pendidikan Banten. "Di tengah pandemi Covid-19, akan kita bangun sekolah. Kita gratiskan agar rakyat punya akses pendidikan. Saya tidak ingin ada rakyat Banten putus sekolah karena tidak ada biaya pendidikan," tegasnya.

Dijelaskan, sebanyak 4.000 pondok pesantren sejak tahun lalu telah dibantu. Karena pondok pesantren juga bergerak di bidang pendidikan. Gubernur Banten juga menegaskan, pihaknya bersedia membantu perguruan tinggi kalau peraturan membolehkan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan  bahwa dirinya tidak anti kritik. Karena kritik sebagai vitamin. Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memaparkan langkah dan kebijakan  dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Banten.

Mulai dari mengumumkan warga Banten yang terpapar Covid-19, mengumpulkan para direktur rumah sakit, menjadikan RSUD Banten sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, penyiapan para medis dan alat kesehatannya, penguatan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Pemprov Banten, hingga fasilitas APD dan tempat karantina yang terbaik  bagi paramedis agar tidak terpapar Covid-19.

"Sekarang ini, Provinsi Banten  Zona Kuning. Saya perpanjang PSBB Wilayah Tangerang untuk menuju Zona Hijau. Karena dengan demikian kita bisa selamatkan diri dari paparan covid-19," pungkasnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook