Apperti Latih Pekerti di Kalangan Dosen

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 11 Agustus 2020 - 17:10:35 WIB   |  dibaca: 882 kali
Apperti Latih Pekerti di Kalangan Dosen

Satibi/Banten Raya-TINGKATKAN MUTU DOSEN: Fatah Sulaiman, Rektor Untirta (kiri) saat menghadiri Workshop Pekerti bagi dosen, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi (Apperti) Banten kerjasama dengan Universitas Sultan Ageng tirtayasa (Untirta), mengadakan Pelatihan Keterampilan Dasar dan Teknik Instruksional (Pekerti) dosen, Senin (10/8).

Dalam sambutannya, Rektor Untirta Fatah Sulaiman menyampaikan, Untirta memiliki tanggungjawab moril dalam peningkatan kualitas dosen khususnya di Banten, agar para dosen baik di perguruan tinggi negeri dan swasta dapat memenuhi kriteria dosen yang professional sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang guru dan dosen.

“Sebagai pendidik professional sebagaimana dalam undang-undang guru dan dosen, koridor pergerakan sebagai dosen jangan lepas dari tri darma perguruan tinggi,” kata Rektor Untirta.

Ia menjelaskan, dosen tidak hanya mampu untuk menstranfer ilmu pengetahuan, tetapi  juga mentransfer nilai dan mentrasfer keteladanan kepada peserta didiknya. Rektor Untirta juga menegaskan, bahwa penyelenggaraan workshop pekerti ini sebuah kehormatan sekaligus amanah bagi Untirta.

“Karena Untirta merupakan salah satu perguruan tinggi yang ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai penyelenggara sertifikasi dosen,” ucap Fatah di ruang rapat Rektorat.

Senada sampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar dan Banten Uman Suherman, peningkatan kualitas pendidikan bisa dimulai dari perbaikan mutu sumber daya manusianya (dosen).

Dosen yang profesional, kata Umam, tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga harus memiliki  nilai. Menurutnya, pekerti merupakan pelatihan untuk dosen dalam mempersiapkan program pembelajaran, agar memiliki keterampilan mengajar dan dapat melakukan evaluasi terhadap hasil belajar.

Di lokasi yang sama, Ketua Apperti Banten Patwan Siahaan menyampaikan, Apperti sebagai wadah bagi penyelenggara perguruan tinggi swasta yang mendorong dan kembali  memfasilitasi kegiatan pekerti.

Hal ini  Sejalan dengan visi Apperti Banten, yakni mendorong dan membangun sinergi perguruan tinggi swasta guna maju bersama, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Propinsi Banten.

“Jadi Apperti mencoba membangun suatu misi kedepan dengan memperkuat institusi dan ini tercermin dengan kerjasama yang telah dilakukan dengan beberapa lembaga,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Apperti yang menaungi perguruan tinggi swasta yang juga sebaga lembaga pendidikan ingin ikut serta dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi, sehingga bisa berkompetisi dalam pembangunan nasional.

Ali Alhamidi, Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Untirta menyamLP3M Untirta memiliki tanggungjawab untuk membantu dosen untuk meningkatkan kemampuan teknik instruksional. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggelar pelatihan pekerti seperti yang dilakukan saat ini.

Ia menjelaskan, instruksional adalah bagaimana dosen menyusun rencana pembelajaran semester, standar operasional dalam mengajar dan mengajarkan etika bagi dosen, karena hal tersebut menjadi pegangan utama dosen.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan H. Yayat Ruhiyat mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara daring dan peserta yang mengikuti kegiatan pekerti berjumlah 156 orang yang berasal dari berbagai perguruan tinggi swasta dan negeri di Banten dan terdapat pula peserta dari luar Banten. (satibi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook