Temuan Kasus Pertemuan Relawan Ati di Gedung Walikota Cilegon Tak Diteruskan

nurul roudhoh   |   Politik  |   Selasa, 11 Agustus 2020 - 22:16:20 WIB   |  dibaca: 357 kali
Temuan Kasus Pertemuan Relawan Ati di Gedung Walikota Cilegon Tak Diteruskan

CILEGON, BANTEN RAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus dugaan pelanggaran penggunaan fasilitas milik pemerintah untuk kegiatan politik oleh Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati. Berdasarkan hasil kajian dan klarifikasi saksi-saksi yang telah dilakukan, dugaan pelanggaran dengan register Nomor 07/TM/PW/11.04/ 2020 tidak memenuhi  unsur dan norma peraturan perundang-undangan.

Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi menjelaskan, pelanggaran tersebut tidak memenuhi subjek hukum. Sebab, saat ini dalam Ati dinilai belum berstatus calon walikota karena belum mendaftar ke KPU Kota Cilegon berdasarkan tahapan.

“Tidak masuk subjek hukum karena Ati belum sebagai calon sebagai mana nanti diputuskan KPU,” katanya melalui rilis kepada Banten Raya, Selasa (11/8).

Sis panggilan akrab Siswandi menambahkan, secara tahapan juga belum memsuki tahapan kampanye, sehingga Ati tidak dapat dikategorikan melanggar Pasal 69 huruf (f) dan Pasal 70 Ayat (3) huruf (b) Jo. Pasal 187 Ayat (3) UU Nomor 10 tentang Pilkada.

“Secara waktu juga belum masuk masa kampanye,” imbuhnya.

Sis menyatakan, kendati tidak terbukti adanya pelanggaran, Bawaslu Kota Cilegon sudah memberikan imbauan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon agar tidak mengadakan atau memfasilitasi kegiatan dan aktivitas yang menjurus kepada kegiatan serupa seperti kampanye, dukungan keberpihakan kepada salah bakal calon walikota dan wakil walikota atau calon walikota dan wakil walikota.

“Sudah kami sampaikan imbuan kepada Pemkot. Kegiatan itu jangan sampai terjadi lagi,” paparnya. (uri) 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook