Sepekan, Ada 209 Kasus Baru Covid-19 di Provinsi Banten 

nurul roudhoh   |   Kesehatan  |   Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:44:47 WIB   |  dibaca: 187 kali
Sepekan, Ada 209 Kasus Baru Covid-19 di Provinsi Banten 

SERANG, BANTEN RAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat terdapat 209 kasus terkonfirmasi baru Covid-19 di Banten selama periode 6 hingga 12 Agustus. Penambahan terjadi di delapan kabupaten/kota khususnya wilayah Tangerang Raya. Kasus baru muncul salah satunya dikarenakan tingginya mobilitas warga sehingga menimbulkan klaster baru.

Infomasi yang dihimpun dari akun media sosial Instagram Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten di @dinkes_provbanten kasus baru muncul setiap harinya. Pada 6 Agustus terdapat 34 kasus terkonfirmasi baru dari total 1.794 menjadi 1.828 kasus. Pada 7 Agustus ada 22 kasus sehingga jumlah kasus menjadi 1.850. Di 8 Agustus muncul 24 kasus baru sehingga jumlah kasus berada di angka 1.874.

Hal yang sama terjadi pada 9 Agustus dimana tercatat ada 23 kasus baru menjadi angka total kasus terkonfirmasi kembali naik di 1.897. lalu 10 Agustus terdapat 19 kasus sehingga jumlah kasus saat itu berjumlah 1.916. 11 Agustus terjadi lonjakan kasus dengan adanya 50 kasus baru dan menjadi total jumlah kasus di angka 1.966. Terakhir di 12 Agustus terdapat 37 kasus baru, dengan demikian jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga kemarin ada 2.003.

Adapun rinciannya terdiri atas Kota tangerang dengan 506 sembuh, 112 masih dirawat dan 42 meninggal. Kota Tangerang Selatan 498 sembuh, 123 masih dirawat dan 42 meninggal. Kabupaten Tangerang 340 sembuh, 82 masih dirawat dan 18 meninggal. kabupaten Lebak 23 sembuh, 5 masih dirawat dan 1 meninggal.

Kota Cilegon, 46 sembuh, 14 masih dirawat dan 3 meninggal. Kota Serang 31 sembuh, 13 masih dirawat dan 4 meninggal. Kabupaten Serang 64 sembuh, 12 masih dirawat dan 1 meninggal. Terakhir di Kabupaten Pandeglang 14 sembuh, 7 masih dirawat dan 2 meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, peningkatan kasus hingga awal pekan kemarin terjadi di delapan kabupaten/kota di Banten. Peningkatan tertinggi terjadi di wilayah Tangerang Raya. Hal itu juga yang mendasari diperpanjangnya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Tangerang Raya ke VII.

"Terjadi peningkatan kasus pada delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten khususnya wilayah Tangerang Raya," ujarnya. 

Mantan Direktur Utama RSUD Kota Tangerang itu menuturkan, terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab meningkatkan kasus terkonfirmasi Covid-19. Pertama adalah masifnya program penelusuran (tracing) dan penyaringan (screening).

"Mobilitas masyarakat yang menimbulkan klaster impor bertambah. Dibukanya beberapa perkantoran dan pusat perbelanjaan yang menjadi klaster baru," katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, saat ini Banten sudah berhasil keluar dari zona merah menjadi zona kuning. Namun, meskipun begitu, masyarakat diminta tetap waspada dan hati-hati saat menjalankan aktivitas. “Tetap patuhi protokol kesehatan,” tegasnya.

Kata dia, pihaknya akan memertegas dan mewajibkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Diharapkan, angka kasus konfirmasi di Banten dapat berkurang bahkan ditiadakan. “Kita harus berdoa sembari juga berusaha,” tutur pria yang akrab disapa WH ini. (dewa) 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook