Zaman Edan! Tukang Siomay di Pandeglang Cabuli Anak 5 Tahun Usai Nonton Film Bokep

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Kamis, 13 Agustus 2020 - 09:20:15 WIB   |  dibaca: 1300 kali
Zaman Edan! Tukang Siomay di Pandeglang Cabuli Anak 5 Tahun Usai Nonton Film Bokep

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Pedagang siomay berinisial AM (20) yang kos di kawasan Desa Purwaraja, Kecamatan Menes diamankan Polres Pandeglang setelah dilaporkan melakukan tindakan asusila terhadap IM, anak usia 5 tahun. 

Modusnya, pelaku memberikan uang Rp5.000 rupiah dan siomay untuk korban. Lalu pelaku meminta korban memegang dan mengisap alat kelaminnya. Kasus dugaan pencabulan ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan kelakuan bejat pelaku ke Polres Pandeglang. 

Kasatreskrim Polres Pandeglang AKP Nandar mengatakan, pelaku diamankan pada Minggu (9/8) di rumahnya. "Pencabulan itu dilakukan pelaku pada Sabtu (8/8) sekitar jam 20.00 WIB," kata Nandar, Rabu (12/8). 

Nandar menjelaskan, korban dan pelaku saling kenal karena bertetangga. "Pelaku adalah penjual siomay keliling yang mengontrak di sebuah kos berdekatan dengan rumah korban. Korban dicabuli di dalam kamar mandi di dalam kos pelaku dengan iming-iming diberi uang Rp5.000 rupiah dan makan somay. Lalu pelaku meminta korban untuk memegang dan mengisap alat kelaminnya," jelasnya.

Berdasarkan hasil interogasi, kata Nandar, pelaku nekad mencabuli korban karena sering menonton film pornografi.

"Motifnya orientasi seks menyimpang karena sering nonton film porno di warnet," ucapnya. 

Menurut Nandar, hasil pengakuan pelaku pernah disodomi oleh Waria. "Pelaku mengaku pernah di sodomi oleh seorang bencong di Serang saat pelaku bekerja sebagai kernet bus," ungkapnya. 

Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto menegaskan, pelaku saat ini sudah diamankan jajarannya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E Jo Pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," tegasnya. (Yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook