Tiga Pelajar Positif Covid-19, Belajar Tatap Muka di Kota Serang Lanjut Terus

nurul roudhoh   |   Kesehatan  |   Sabtu, 15 Agustus 2020 - 19:07:14 WIB   |  dibaca: 809 kali
Tiga Pelajar Positif Covid-19, Belajar Tatap Muka di Kota Serang Lanjut Terus

SERANG, BANTEN RAYA - Meski sudah ada tiga pelajar asal Kota Serang yang terpapar positif Covid-19, Walikota Serang Syafrudin ngotot sekolah tatap muka tetap akan dilaksanakan pada Selasa (18/8).

Dasarnya adalah instruksi surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, bahwa daerah zona kuning dapat melaksanakan sekolah tatap muka. Namun begitu, Pemkot Serang akan menyetop sekolah tatap muka, bila ada siswa yang terpapar positif Covid-19 di Kota Serang.

"Tetap akan dilaksanakan, akan tetapi bila anak-anak kita yang dirapid tes reaktif, ini jangan sekolah. Jadi sementara kita uji coba dulu, jangan takut dulu. Kita coba dulu, sudah dicoba baru kalau ternyata Covid-19 itu menular pada anak-anak kita setop lagi. Jadi jangan takut dulu. Kita coba dulu," ujar Syafrudin, kepada Banten Raya, usai menghadiri pelantikan pengurus PBVSI priode 2020-2024 di Gedung Golkar, Ciceri, Kota Serang, Sabtu (15/8) sore sekitar pukul 15.00. 

Namun demikian, lanjut dia, Pemkot Serang siap bertanggung jawab bila ternyata ada siswa yang terpapar Covid-19.

"Sebenarnya bukan seperti itu. Artinya baik orang tua, guru, dan Pemerintah Kota Serang akan bertanggung jawab," jelas dia.

Terkait 106 guru yang takut melakukan pemeriksaan rapid tes, Syafrudin menegaskan, seluruh guru wajib dirapid tes, untuk memastikan kondisi daya tahan tubuhnya. Pihaknya pun akan memberikan sanksi bagi guru yang nolak dirapid tes.

"Ya terus aja dirapid tes. Jadi kalau ada yang menolak atau menyatakan tidak mau dirapid tes akan jadi masalah nantinya. Ada sanksi. Ya nanti sanksinya akan kita rapatkan. Tapi yang jelas guru harus dirapid tes," tegasnya. 

Sekadar diketahui, kasus positif Covid-19 di Kota Serang kembali bertambah lima orang, tiga di antaranya merupakan pelajar yang masih duduk di bangku sekolah.

Kelima orang tersebut berinisial AZ seorang perempuan (19) berstatus pelajar warga Kelurahan Kolodran, Kecamatan Walantaka, FS laki-laki (50) salah seorang ASN warga Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, YFS perempuan (17) pelajar warga kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, AFS (13) seorang pelajar, warga Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang dan S perempuan (21) mahasiswi, Warga Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang.

Dengan demikian, hingga saat ini sudah ada setidaknya 54 kasus terkonfirmasi positif di Kota Serang dengan jumlah 18 dirawat, 4 meninggal, dan 32 sembuh.

"Ada yang satu keluarga terpapar Covid-19, yakni FS beserta tiga orang anaknya yakni YFS, AFS dan S itu satu keluarga dari kelurahan sumur pecung," kata Jubir Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Serang W. Hari Pamungkas, kepada wartawan.

Ia menjelaskan, jika kelima orang tersebut dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan pada tanggal 11 dan tanggal 10 Agustus 2020.

"Iya ini untuk AZ (19) dia melakukan tes swab pada tanggal 11, sedangkan untuk FS beserta ketiga anaknya melakukan tes swab pada tanggal 10. Hasilnya baru keluar tanggal 12 Agustus dan dinyatakan positif," ucap dia.

Hari mengungkapkan, untuk satu keluarga FS yakni ketiga anaknya kemungkinan besar terpapar Covid-19 dari sang ayah.

"Iya kalo yang satu keluarga itu dari bapaknya, karena bapaknya sempat keluar kota," ungkapnya.

Ia menambahkan, satu keluarga tersebut saat ini tengah melakukan isolasi mandiri, namun untuk AZ (19) sudah dibawa untuk ditangani lebih lanjut ke Wisma atlet yang berada di Jakarta. (harir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook