Puluhan Warga Cilograng Disambar Petir, Tiga Tewas, Tiga Kritis

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 18 Agustus 2020 - 09:19:51 WIB   |  dibaca: 404 kali
Puluhan Warga Cilograng Disambar Petir, Tiga Tewas, Tiga Kritis

LEBAK, BANTEN RAYA - Sebanyak 23 warga Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (17/8) sekitar pukul 16.30 Wib, disambar petir. Akibat kejadian tersebut, tiga diantaranya meninggal dunia, yaitu Irfan bin Tata (16), Subadri bin Anum warga Kampung Cikondang, Desa Cikatomas, Cilograng; dan Ajid (17), warga Kampung Cijambe, Desa Pasir Bungur, Cilograng.

Sedangkan korban luka berat maupun ringan yang sempat menjalani perawatan pihak medis Puskesmas Cilograng, yaitu Suparman bin Suprihat (17), Rohadi bin Amat (17), Sutarsih bin Parts (50), warga Cicariang, Desa Girimukti, Cilograng, Suryadi bin Jumhana (24) Kampung Pasirhaur, Desa Lebaktipar, Cilograng, Febriana bin Ade (22) Erdi bin Juarsa (20), Ahen bin Odang (22), Solihat bin Adia (15), Mijar bin Urif (15), Andri bin Ujat (23), Euis bin Suhedi (34) Kampung Cicariang, Desa Girimukti, Cilograng, Didin bin Odis, (20) Irawati (20), Siti Patimah (23), Muna (20), Daman (27) Kampung Cinangka, Desa Girimukti, Cilograng, Geira (17) Kampung Bayah, Desa Bayah, Kecamatan Bayah, Abidin (17), Mardi (20) Kampung Cinangka, Girimukti, Cilograng, serta Agung (16) Kampung Cikareo, Cilograng.

Berdasarkan informasi yang diterima Banten Raya, sore sebelum kejadian, puluhan korban sedang menyaksikan kompetisi sepak bola antar kampung dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) RI ke-75 di lapangan sepak bola Lebak Gadog di Kampung Cikareo, Desa Girimukti. Saat pertandingan sepak bola akan berakhir, tiba-tiba hujan lebat disertai petir melanda Girimukti.

"Karena kondisi cuaca tidak memungkinkan, maka pertandingan sepak bola berakhir, serta para para penonton termasuk puluhan korban berhamburan untuk mencari tempat berteduh di salah satu satu saung di sekitar lapangan bola," ujar Didih, warga setempat.

Namun, sekitar pukul 16.30 Wib, disaat hujan masih sangat deras, tiba-tiba petir menghantam saung tempat puluhan korban berteduh. Bahkan, saat sambaran petir terjadi para korban disaung tersebut sontak menjerit dan teriak, sehingga membuat warga lainnya ketakutan untuk menghampirinya.

"Setelah hujan reda, para penonton sepak bola yang selamat langsung melakukan pertolongan. Namun saat akan dilakukan pertolongan, tiga dari 23 orang korban, telah meninggal dunia, karena disebagian besar tubuhnya terdapat luka bakar yang lumayan hebat," kata Didih lagi.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizky Pratama membenarkan telah terjadi musibah yang menewaskan tiga orang warga Cilograng akibat disambar petir.

"Dari informasi terakhir yang kami dapatkan, hingga pagi ini masih ada yang kondisinya kritis, serta dirujuk ke RSUD Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, atas nama Didin, Suryadi, serta Patimah," terang Febby. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook