Waspada! Status Covid-19  Tangerang Raya Juga Naik ke Zona Oranye

nurul roudhoh   |   Kesehatan  |   Selasa, 18 Agustus 2020 - 21:01:01 WIB   |  dibaca: 327 kali
Waspada! Status Covid-19  Tangerang Raya Juga Naik ke Zona Oranye

SERANG, BANTEN RAYA - Status Tangerang Raya meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan naik dari zona kuning menjadi oranye penyebaran Covid-19. Hal tersebut ditengarai terjadi lantaran terus terjadinya peningkatan kasus baru. 

Berdasarkan informasi yang dirilis Dinkes Provinsi Banten, kasus konfirmasi Covid-19 di Provinsi Banten hingga 18 Agustus hanya tiga daerah yang diberi zona oranye. Sehari sebelumnya atau pada 17 Agustus, Tangerang Raya masih masuk dalam zona kuning. Sementara lima daerah lainnya di Banten tak mengalami perubahan atau tetap berstatus zona kuning. 

Sementara untuk jumlah kasus per 18 Agustus di Banten terdapat 2.227 atau naik 47 kasus dari hari sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 470 masih dirawat, 1.638 sembuh dan 119 meninggal.

Adapun rinciannya terdiri atas Kota Tangerang dengan 530 sembuh, 154 masih dirawat dan 45 meninggal. Kota Tangerang Selatan 548 sembuh, 114 masih dirawat dan 43 meninggal. Kabupaten Tangerang 374 sembuh, 131 masih dirawat dan 18 meninggal. Kabupaten Lebak 23 sembuh, 7 masih dirawat dan 1 meninggal.

Kota Cilegon 50 sembuh, 18 masih dirawat dan 4 meninggal. Kota Serang 32 sembuh, 23 masih dirawat dan 4 meninggal. Kabupaten Serang 64 sembuh, 19 masih dirawat dan 2 meninggal. Terakhir di Kabupaten Pandeglang 17 sembuh, 4 masih dirawat dan 2 meninggal.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, belakagan terjadi peningkata kasus Covid-19 lantaranadanya klaster baru penyerbaran Covid-19 yaitu perkantoran. "Di Kota Tangerang kan banyak klaster baru dari pemerintahan, perkantoran," ujarnya di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (18/8). 

Pria yang akrab disapa WH itu menegaskan, pada dasarnya pemprov tak melarang adanya aktivitas perkantoran. Meski demikian, hal itu harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan. "Boleh kerja produktif tapi jangan nanti orang jadi sakit, tidak produktif," katanya.  

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti memaparkan, pengelompokkan zona warna diberikan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Zona hijau merupakan daerah dengan tidak ada kasus positif. Zona kuning merupakan daerah yang ada kasus positif dan menunjukan tren. Zona oranye ada kasus positif tren kasus meningkat dan adanya transmisi lokal.

"Sementara zona merah adalah sebaran kasus meluas, tren kasus semakin meningkat dan transmisi lokal semakin meluas," paparnya. (dewa)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook