Belum Ada Usulan dari Golkar, PAW Nasrul Ulum Belum Bisa Diproses

nurul roudhoh   |   Politik  |   Jumat, 21 Agustus 2020 - 12:53:01 WIB   |  dibaca: 466 kali
Belum Ada Usulan dari Golkar, PAW Nasrul Ulum Belum Bisa Diproses

SERANG, BANTEN RAYA - Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Golkar Nasrul Ulum belum bisa ditindaklanjuti Pemprov Banten. Sebab, hingga saat ini Golkar belum juga mengajukan usulan tahapan tersebut.

Seperti diketahui, Nasrul Ulum maju dalam Pilkada Kabupaten Serang 2020 berpasangan dengan putra bungsu mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman yaitu Eki Baihaki. Wacana tahapan PAW muncul lantaran Golkar sendiri telah mengusung Ratu Tatu Chasanah untuk menghadapi pesta demokrasi tingkat lokal lima tahunan tersebut. 

PAW juga dilaksanakan lantaran salah satu syarat pilkada mewajibkan Nasrul menanggalkan jabatannya sebagai anggota DPRD. Duet Nasrul-Eki sendiri telah mengantongi rekomendasi pengusungan dari dua partai yaitu Gerindra dan Demokrat.

Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten Gunawan Rusminto mengatakan, usulan pemberhentian Nasrul Ulum sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang telah masuk. Meski demikian, pengajuan itu belum bisa ditindaklanjuti lebih jauh.

"DPRD yang berhenti dan kepala daerah yang cuti sudah kami ajukan (ke gubernur)," ujarnya, kemarin.

Ia menjelaskan, belum bisa ditindaklanjutinya usulan tersebut karena Golkar sebagai parpol tempat Nasrul bernaung belum mengajukan PAW. Sebab, surat keputusan (SK) pencopotan sebagai wakil rakyat akan satu paket dengan pengangkatan pengganti Nasrul.

"Belum, belum, Karena nanti itu berbarengan. Jadi SK-nya dua. SK yang bersangkutan berhenti dari DPRD dan pengangatan (anggota DPRD baru) dari PAW," katanya. 

Dalam aturannya, anggota DPR atau DPRD yang ingin mengikuti pilkada diwajibkan mengundurkan diri. Oleh karenanya, pengunduran diri Nasrul dari jabatannya sekarang menjadi sebuah keharusan. Demikian juga dengan Sokhidin yang turut maju mendampingi Ati Marliati di Pilkada Kota Cilegon.

"Apakah benar yang bersangkutan sudah dicalonkan oleh partai politik untuk yang Cilegon. Kalau sudah diajukan dan betul (maka) harus mengundurkan diri bagi DPRD," ungkapnya. 

Untuk Sokhidin, pihaknya masih menunggu tembusan dari partai pengusungnya. "Nunggu dari partai politiknya benar mengusung si A dalam ajuan," tuturnya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook