Nongkrong Santuy Tak Pakai Masker, Belasan Remaja di Cilegon Disuruh Push Up

Redaksi   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 29 Agustus 2020 - 12:30:57 WIB   |  dibaca: 529 kali
Nongkrong Santuy Tak Pakai Masker, Belasan Remaja di Cilegon Disuruh Push Up

CILEGON, BANTEN RAYA- Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dilakukan Tim Jawara Backbone Polres Cilegon, Jumat (28/8) malam.

Patroli yang dilakukan untuk mencegah penularan virus korona tersebut dilakukan di sekitar Jalan Protokol dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon.

Belasan remaja yang kedapatan sedang bergerombol dan tidak memakai masker diberikan sanksi push up oleh Anggota Polres Cilegon. Seperti di sekitar Sukmajaya dan JLS, Kelurahan Kedaleman, pemuda yang kedapatan sedang nongkrong tidak mengenakan masker. 

Padahal, saat ini Cilegon masih menjadi zona oranye penyebaran virus korona. Belasan remaja yang kedapatan bergerombol diminta untuk push up sebanyak lima kali.

Kanit Turjawali Tim Jawara Backbone Polres Cilegon Ipda Yofan Bachdar mengatakan, patroli kamtibmas dilakukan bagian dari sosialisasi Perwal 40/2020 tentang Penerapan Disiplin Kesehatan dan PEnegakkan Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. 

Titik yang menjadi perhatian mulai Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Jalan Ahmad Yani dan JLS Cilegon.

“Kami melakukan patroli sekaligus mengimbau masyarakat Kota Cilegon untuk menaati protokol kesehatan. Masih banyak yang membandel tidak mengindahkan aturan kesehatan, saat ini kami beri hukuman pus up,” kata Yofan kepada awak media.

Ia menambahkan, adanya pemuda yang diber sanksi push up, lantaran berkerumun dan tidak mengenakan masker. 

“Ini baru peringatan awal, kami berharap ke depan ketika beraktivitas di luar rumah untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, karena kasus korona di Cilegon masih cukup banyak,” pintanya. (gillang)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook