Cuma 3 Hari, Belajar Tatap Muka di Kabupaten Serang Akhirnya Dihentikan

Redaksi   |   Serang Raya  |   Kamis, 03 September 2020 - 21:38:18 WIB   |  dibaca: 267 kali
Cuma 3 Hari, Belajar Tatap Muka di Kabupaten Serang Akhirnya Dihentikan

SERANG, BANTEN RAYA - Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka untuk SD dan SMP di Kabupaten Serang yang baru berjalan tiga hari dari 1 sampai 3 September terpaksa dihentikan. Sebab, berdasarkan rilis dari gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Banten, status Kabupaten Serang meningkat dari zona kuning menjadi zona oranye Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengatakan, setelah menerima rilis terkait Kabupaten Serang masuk zona orange pihaknya langsung mengintruksikan kepada pihak sekolah untuk tidak melanjutkan proses KBM tatap muka.

"Setelah saya menerima rilis dari gugus tugas provinsi saya langsung mengambil keputusan untuk hal hal yang terkait dengan ketentuan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM)," ujar Asep saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Serang, Kamis (3/9).

Ia menjelaskan, kebijakan yang diambil setelah menerima rilis tersebut yakni menghentikan seluruh proses belajar tatap muka. "Sebetulnya rilis ini keluar per 2 September dan baru saya terima tadi pagi, jadi hari ini (kemarin) anak-anak masih masuk sekolah," katanya.

Asep menuturkan, dalam proses belajar tatap muka yang sudah berlangsung pihak sekolah telah berupaya maksimal dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai aturan. "Tapi karena aturannya jika zona oranye dan zona merah pembelajaran tatap muka dilarang dilaksanakan maka kita hentikan," paparnya.

Proses belajar tatap muka akan dilanjutkan kembali jika Kabupaten Serang sudah kemabali berstatus zona kuning atau zona hijau. Namun untuk saat ini kegiatan KBM dilakukan jarak jauh kembali, baik melalui kanal daring maupun melalui kanal luring.

"Alhamdulillah saat kita melaksanakan pembelajaran tatap muka tidak ada yang dinyatakan positif Covid-19. Memang sebelumnya ada guru TK di Kramatwatu ada informasi seperti itu (positif Covid-19) tapi sudah ada penanganan dan meninggal dunia," tuturnya.

Asep mengatakan, sarana dan prasarana (sarpras) protokol kesehatan di sekolah-sekolah tetap di maintenance oleh pihak sekolah karena begitu berstatus zona kuning belajar tatap muka dilanjutkan kembali.

"Saya sudah perintahkan ke pengawas dan pembina serta para kepala sekolah mulai besok (hari ini-red) pembelajaran tatam muka dihentikan sementara," katanya. (tanjung/fikri)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook