Kasus Korona Melonjak, Tempat Hiburan Malam di Cilegon Tetap Ramai Beroperasi

Redaksi   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 05 September 2020 - 08:31:55 WIB   |  dibaca: 278 kali
Kasus Korona Melonjak, Tempat Hiburan Malam di Cilegon Tetap Ramai Beroperasi

CILEGON, BANTEN RAYA - Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon melakukan patroli masker guna mencegah terjadinya penyebaran virus korona, Jumat (4/9) malam. 

Dari hasil patroli tersebut, ditemukan puluhan warga Kota Cilegon yang masih abai terhadap protokol kesehatan. 

Pantauan Banten Raya, kegiatan patroli dilakukan di jalan protokol Kota Cilegon mulai Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Lingkar Selatan (JLS). 

Petugas Dinas Satpol PP yang dibantu Polres Cilegon dan Kodim 0623 Cilegon mengimbau ke para pedagang kaki lima (PKL), cafe, dan tempat hiburan malam, untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan Perwal Kota Cilego  40/2020 tentangTentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Percepatan Penanganan Covid-19. 

Warga yang sudah memakai masker juga diimbau agar tetap memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan. Sementara, warga yang tidak memakai masker dikenakan sanksi sosial berupa push up 10 kali. Setelah itu, para pelanggar protokol kesehatan tersebut dicatat identitasnya serta diberi masker oleh petugas Dinas Satpol PP Kota Cilegon.

Beberapa tempat hiburan malam di Kota Cilegon terlihat masih beroperasi. Bahkan, pengunjungnya pun bisa dibilang tidak sedikit. Selain itu, tidak sedikit pula pengunjung maupun ladies companion yang tidak menggunakan makser saat didatangi petugas gabungan.

Kepala Bidang Penegakkan Perda pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon Sofan Maksudi mengatakan, masih banyak warga yang belum mematuhi protokol kesehatan. 

"Ada sekitar 50 orang menurut catatan kami yang kedapatan tidak pakai masker," katanya.

Sofan menjelaskan, seperti cafe dan tempat hiburan malam memang sudah menyediakan sarana cuci tangan dan alat ukur suhu tubuh, tetapi pengunjungnya beberapa yang belum patuh seperti tidak pakai masker. 

"Kalau dari tempat hiburannya sudah menyediakan cuci tangan dan thermo gun, tapi pengunjungnya memang ada yang tidak pakai masker," katanya. 

Di hari yang sama, jumlah kasus positif korona bertambah delapan kasus, Jumat (4/9). Kasus positif korona di Kota Cilegon menjadi 151 kasus positif. 61 orang masih dirawat, 6 orang meninggal dunia dan 84 selesai perawatan. Kasus suspek 1.147 kasus, 91 orang masih dirawat, 1.006 orang selesai perawatan dan 50 orang meninggal dunia. (gillang)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook