Peserta SKB CPNS Dibatasi Hanya 35 Orang

Redaksi   |   Pandeglang  |   Selasa, 08 September 2020 - 21:29:03 WIB   |  dibaca: 169 kali
Peserta SKB CPNS Dibatasi Hanya 35 Orang

PANDEGLANG, BANTEN RAYA- Jumlah peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 di Kabupaten Pandeglang dibatasi, Selasa (8/9). Pembatasan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona. 

"Ya, peserta SKB kita batasi. Kita terapkan aturan satu sesi hanya 35 orang dan satu hari 3 sesi," kata Kasubid Perencanaan Pengembangan Karir pada Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang Furkon. 

Tak hanya itu, kata Furkon, kapasitas ruangan juga dibatasi. Tujuannya agar ruang tempat tes tidak terlalu penuh sesuai dengan instruksi tim gugus tugas Covid-19. Para peserta pun wajib menerapkan protokol kesehatan. 
"Sebelum peserta memasuki ruangan tes, harus cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker dan tetap jaga jarak. Penerapan ini untuk mencegah penyebaran Covid-19," imbuhnya. 

Dijelaskannya, pelaksanaan SKB akan berlangsung dari tanggal 8 hingga 9 September 2020 berlokasi di UPT BKN Serang, Provinsi Banten. Ada sekitar 130 orang yang mengikuti SKB. Dia berharap, peserta dapat mengisi jawaban dengan benar karena menentukan peserta lolos tidaknya menjadi PNS. "Kami berharap peserta semuanya lolos SKB dan menjadi PNS," jelasnya. 

Pada pelaksanaan tes, kata dia, para peserta mendapatkan pengawasan ketat tim dari BKN. "Pengawasan SKB langsung diawasi oleh BKN Pusat," katanya. 

Kepala BKD Pandeglang H Ali Fahmi Sumanta mengimbau peserta untuk lebih cermat pada saat tes SKB. "SKB CPNS ini dilakukan tanpa dipungut biaya apapun, dan saya berdoa semoga semua yang ikut tes hari ini (kemarin) sehat dan berhasil lolos hingga tahap akhir seleksi CPNS," harapnya. 

Fahmi mengingatkan, para peserta CPNS agar tidak tergiur dengan oknum yang mengaku-ngaku mampu meloloskan peserta menjadi PNS. 

"Saya mengimbau kepada seluruh peserta SKB CPNS untuk tidak tergiur dengan janji oknum yang tidak bertanggung jawab dalam kondisi seperti saat ini. Tidak ada jalur apapun, selain jalur yang telah ditentukan oleh panselnas CPNS. Jadi jangan percaya pada janji oknum yang bisa meluluskan menjadi PNS," pesannya. (yanadi)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook