DPRD Lanjutkan Pembahasan Raperda Kewirausahaan Pemuda

Redaksi   |   Metro Serang  |   Rabu, 09 September 2020 - 21:25:25 WIB   |  dibaca: 151 kali
DPRD Lanjutkan Pembahasan Raperda Kewirausahaan Pemuda

SERANG, BANTEN RAYA- Delapan fraksi yang ada di DPRD Kota Serang seluruhnya menyetujui Raperda Kewirausahaan Pemuda dilanjutkan pembahasannya dengan alasan diperlukan. Padahal secara substansi menurut Walikota Serang Syafrudin sudah termaktub di dalam Perda Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pembangunan Kepemudaan.
Menanggapi pandangan fraksi-fraksi itu Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengatakan adalah hak DPRD Kota Serang untuk menolak atau menyetujui sebuah raperda. Bila mayoritas anggota DPRD melalui fraksi-fraksi menginginkan dilanjutkan maka sebagai eksekutif tidak bisa melakukan apa-apa. Walaupun sebelumnya Walikota Serang ketika membacakan pandangan terkait Raperda Kewirausahaan Pemuda tersebut berpendapat raperda sebaiknya dihentikan karena secara substansi sudah tertuang dalam Perda Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pembangunan Kepemudaan dan cukup dimasukkan ke dalam peraturan Walikota sebagai penjelasan dari Perda Nomor 5 tersebut. "Kalau kita mah hayu aja. Itu haknya DPRD," kata Subadri usai rapat paripurna, Rabu (9/9).
Subadri mengatakan, sah-sah saja bila Pemerintah Kota Serang, dalam hal ini eksekutif, berpandangan bahwa raperda yang diusulkan DPR Kota Serang tersebut harus dihentikan agar tidak ada penghamburan anggaran. Namun semuanya berpulang pada keputusan DPRD Kota Serang yang diambil melalui fraksi-fraksi karena keputusan DPRD adalah kolektif kolegial. Sebab menurutnya ada kesamaan substansi antara raperda yang cocok buat DPRD dengan perda yang sudah disahkan. "Yang namanya tanggapan sah-sah saja. Kita hanya memberikan saran," tuturnya.
Meski keputusan DPRD Kota Serang tidak sejalan dengan saran yang disampaikan oleh eksekutif namun Subadri enggan menilai bahwa keputusan DPRD tersebut yang meneruskan pembahasan raperda terkesan dipaksakan. Enggak (terkesan dipaksakan)," katanya singkat.
Ketua Pansus Raperda Kewirausahaan Pemuda Pujiyanto mengatakan, usulan pembentukan raperda ini dilakukan dalam rangka mengakomodir aspirasi pemuda Kota Serang. Ini juga dilakukan guna mengurangi angka pengangguran di Kota Serang yang mayoritas dialami oleh para pemuda. Berdasarkan proyeksi KUA PPAS tahun 2021 akan ada penambahan pengangguran sebesar 10 persen dari jumlah penduduk Kota Serang yang saat ini mencapai 685.000 jiwa.
Pujiyanto mengatakan, meski ada kesamaan secara redaksi dan substansi antara raperda yang akan dibahas dengan perda yang sudah ada tetapi akan diatur secara teknis atau secara lebih luas lagi sehingga akan berbeda dengan perda yang sudah ada.
"Nanti akan kita bedakan dalam redaksi," katanya.
Ketika diminta tanggapan mengenai pembahasan raperda ini yang dinilai menghamburkan uang negara, Pujiyanto mengatakan tidak ada istilah membuang-buang anggaran atau menghambur-hamburkan anggaran karena ia mengklaim raperda ini akan disambut positif oleh pemuda di Kota Serang. Ia malah mempertanyakan bila aturan ini cukup dengan perwal mengapa sejak tahun 2018 sampai sekarang perwal tersebut belum juga dibuat.
Kalau cukup dengan perwal kenapa tidak dari dulu? Kenapa petwal tidak dikeluarkan?" katanya mempertanyakan. (tohir) 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook