Rutan Serang Tolak Pelimpahan Penahanan Dua WNA Tersangka Sabu 

Redaksi   |   Hukum  |   Rabu, 09 September 2020 - 21:26:18 WIB   |  dibaca: 79 kali
Rutan Serang Tolak Pelimpahan Penahanan Dua WNA Tersangka Sabu 

DITOLAK: Polda Metro Jaya melakukan pelimpahan dua tersangka penyelundupan ratusan kilogram sabu di Taktakan ke Kejari Serang, Rabu (9/9)..

SERANG, BANTEN RAYA- Polda Metro Jaya melimpahkan berkas tersangka dan barang bukti penyeludupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 821 kilogram (kg) di Jalan Raya Takari Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang. Namun saat hendak ditahan, Rutan Serang menolak kedua tersangka karena tidak dilengkapi surat keterangan bebas virus korona.
Kepala Seksi Intelejen Kejari Serang Muhammad Usman membenarkan jika dua tersangka kepemilikan 821 kilogram sabu yakni Bashir Ahmed dan Adel telah dilimpahkan ke Kejari Serang pada Selasa (8/9) malam, oleh Polda Metro Jaya.
"Iya sudah dilakukan pelimpahan, tahap 21-nya (pelimpahan berkas tersangka dan barang bukti) tersangka kepemilikan 821 narkoba jenis sabu yang diungkap Polda Metro Jaya sehari sebelum Idul Fitri kemarin," katanya kepada Banten Raya, Rabu (9/9).
Usman menambahkan, kedua warga negara Pakistan tersebut awalnya akan dilakukan penahanan di Rutan Klas IIB Serang. Namun lantaran tidak dilengkapi surat keterangan medis bebas Covid-19, pihak rutan tidak menerimanya.
"Kita lakukan penahanan ke Rutan Serang sekitar jam 7 malam. Tapi karena salah satu tersangka ada riwayat penyakit dan tidak memiliki surat keterangan bebas korona, atas beberapa pertimbangan akhirnya dibawa kembali ke kejaksaan," tambahnya.
Usman menambahkan, kedua WNA itu akhirnya dibawa kembali dan dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya. Keduanya ditahan 20 hari ke depan untuk melengkapi berkas dakwaan sebelun dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Serang.
"Kajari langsung nengambil langkah, dengan menarik surat penahanan di Rutan dan menggantinya. Penahanan akhirnya dilakukan di Rutan Tahti Polda Metro Jaya," tambahnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Serang Aliandra Harahap membenarkan jika dua WNA tersangka kasus narkoba itu sudah dibawa ke Rutan Serang. Namun batal dilakukan penahanan lantaran keduanya tidak melengkapi persyaratan yang diberlakukan Rutan pada masa pandemi.
"Sudah dibawa ke Rutan Serang, tapi kita belum bisa menerima karna belum disertakan surat keterangan medis bebas Covid-19," katanya. (darjat/rahmat)
 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook