Balap Lari di Kota Serang Jadi Ajang Judi, Segini Uang Taruhannya..

Redaksi   |   Metro Serang  |   Senin, 14 September 2020 - 06:03:33 WIB   |  dibaca: 175 kali

SERANG, BANTEN RAYA- Balap lari yang kini tengah digandrungi remaja Kota Serang disaat pandemi korona ternyata bukan hanya sekedar mengisi kebosanan semata. Tapi juga ada pertaruhan uang (judi) yang nilainya mulai dari Rp50 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Salah satunya pelaku balap lari berinisial IK (17) membenarkannya. IK bersama rekan-rekannya pada Jumat (11/9) malam melakukan aksi balap lari di Jalan Ahmad Yani Kota Serang. 

"Iya kemarin ikutan, tapi keburu dibubarin polisi," katanya kepada Banten Raya, Minggu (13/9).

Menurut IK, pemenang balap lari tersebut biasanya mendapatkan uang. Peserta balap dikenai uang pendaftaran berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Uang tersebut sebagai hadiah bagi pemenang lomba lari.

"Main kecil-kecilan sih, paling Rp50 ribuan sampe Rp100 ribu. Kalau menang paling ngasih sekedarnya buat yang jadi wasit," ujarnya.

IK menjelaskan, untuk mencari lawan selain teman, dia menggunakan media sosial seperti Facebook dan Instagram. Setelah sepakat, dia dan lawan mainnya akan bertemu di lokasi balap lari.

"Di IG balaplari100meter_kotaserang, juga ada. Atau di facebook, kita tinggal cari lawan aja, kalau udah deal, tinggal ketemu di TKP," jelasnya seraya menunjukkan salah satu foto lawan.

IK menambahkan, lokasi balap lari selalu berpindah-pindah, untuk mengelabui petugas kepolisian. Beberapa tempat yang biasanya digunakan untuk kebiasaan tersebut di antaranya Jalan Ahmad Yani, Jalan KH Abdul Fatah Hasan, dan Jalan Syeh Nawawi Al-Bantani, "Semalem di depan SMK (Jalan KH Abdul Fatah Hasan) lokasi balapnya," tambahnya.

Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Gesit Febriatmoko mengatakan, aktivitas balap lari tersebut sangat mengganggu pengguna jalan, karena pelaku balap lari menutup akses jalan.

"Seperti kemarin, mereka melakukan adu lari dengan menutup jalan dari depan Kantor Pajak sampai lampu merah Ciceri. Itu cukup mengganggu masyarakat," katanya.

Terkait adanya taruhan di balap lari, Gesit mengaku akan mendalami informasi tersebut. Namun untuk upaya pencegahan kegiatan itu, pihaknya akan menempatkan petugas mulai pukul 22.00 sampai 02.00 untuk mengantisipasi kejadian serupa. 

"Kita belum sejauh itu (judi atau taruhan). Kita perbanyak lagi, patroli di jam malam agar pengendara, masyarakat tidak terganggu apalagi dirugikan," jelasnya. (darjat/rahmat)
 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook