Ada Sekolah Noni Belanda di Cilegon, Ini Penampakannya.. 

Redaksi   |   Metro Cilegon  |   Senin, 14 September 2020 - 16:04:08 WIB   |  dibaca: 425 kali
Ada Sekolah Noni Belanda di Cilegon, Ini Penampakannya.. 

URI MASYHURI/BANTEN RAYA SEKOLAH BELANDA : Penampakan gedung sekolah putri zaman Belanda di dalam Area SDN II Cilegon, Senin (14/9).

CILEGON, BANTEN RAYA – Tidak banyak yang tahu jika bangunan SDN 2 Kota Cilegon yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang memiliki nilai sejarah yang begitu besar. Lembaga pendidikan yang berada di samping Rumah Dinas Walikota Cilegon ini ternyata dulunya adalah sekolah putri zaman Hindia Belanda. 

Sampai saat ini, masih ada tiga ruang kelas yang berdiri kokoh dan masih berdiri sebagaimana aslinya, atau minor perubahan. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SDN 2 Cilegon Hikmah Ningrum menjelaskan, sekolah putri Belanda tersebut dulunya masuk dalam komplek Kewedanaan Cilegon pada abad ke-18, yang sekarang menjadi Rumah Dinas Walikota Cilegon. 

“Ini bangunan bersejarah zaman Belanda, ini sekolah putri dulunya. Jadi dulu itu di sini ada yang belajar nyanyi Indonesia Raya itu dimarahi orang Belanda. Sekarang Alhamdulillah masih berdiri kokoh, ada tiga ruang tapi satu ruangan kami manfaatkan untuk ruang kelas,” katanya kepada Banten Raya, Senin (14/9).

Hikmah menyatakan, gedung dengan luas kurang 200 meter itu nampak tidak ada yang berubah, seperti tiga pintu yang menggunakan kayu besar, tembok setinggi 1,5 meter dengan kawat-kawat jendela sebagai ventilasi, bilik bambu, dan tiang penyangga bangunan masih terpasang baik. Kendati, beberapa kayu diantaranya sudah terlihat lapuk.“Masih nampak seperti aslinya. Sekarang ini sudah terpisah dengan cagar budaya komplek kewedanaan. Kami juga berharap bisa dilakukan pemugaran, namun tidak memiliki anggaran, sehingga diharapkan pihak berwenang bisa melakukannya, sehingga bangunan ini bisa tetap berdiri dan semakin terawat,” imbuhnya. (uri)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook