MUI Kota Serang: Penusukan Syekh Ali Jaber Rusak Kerukunan Beragama 

Redaksi   |   Hukum  |   Senin, 14 September 2020 - 21:41:05 WIB   |  dibaca: 78 kali
MUI Kota Serang: Penusukan Syekh Ali Jaber Rusak Kerukunan Beragama 

SERANG, BANTEN RAYA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang mendorong kepolisian agar menyelidiki dan mengusut tuntas kasus penusukan Syaijh Ali Jaber di Lampung. 

"Kami mendorong kepolisian menyelidiki insiden tersebut sampai tuntas guna memberikan rasa aman bagi masyarakat di manapun berada," ujar Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tadjuddin dalam siaran tertulis yang diterima Banten Raya, Senin (14/9).

Amas mengatakan, polisi juga harus benar-benar memastikan bahwa pelaku penusukan apakah benar-benar orang gila atau hanya pura-pura tidak waras. 

Menurut Amas, insiden penusukan oleh seorang lelaku terhadap korban Syaikh Ali Jaber itu sangat memprihatinkan, merusak hubungan dan kerukunan antar umat beragama, dan masyarakat pasti terganggu. Hal tersebut tidak boleh terulang  dan menimpa siapa pun. Apa pun motifnya, tindakan demikian merupakan sebuah kekerasan, kejahatan, radikal, dan teror sengaja atau tidak sengaja telah membuat kekacauan dan ketakutan masyarakat semakin meluas. 

Oleh karena itu MUI Kota Serang mengajak seluruh komponen masyarakat agar tidak mudah terhasut propaganda jahat, tidak mengambil tindakan sendiri-sendiri, dan sepenuhnya menyerahkan penanaganan insiden tersebut kepada aparat kepolisian dan pihak penegak hukum lain.

"Negara ini adalah negara hukum. Serahkan penanganan insiden Ali Jaber kepada aparat berwajib," kata Amas.  

Amas juga mengajak masyarakat agar senantiasa menngkatkan kewaspadaan dini dan tetap bersikap tenang, serta menghindari upaya provokasi dan penyebaran hoax dan fitnah, karena akan merusak ukhuwah, kerukunan, dan menimbulkan prasangka buruk. (tohir)
 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook