Pemkab Pandeglang Menarget Nilai SAKIP Tahun 2020 Tidak Turun

Redaksi   |   Pandeglang  |   Selasa, 15 September 2020 - 12:20:08 WIB   |  dibaca: 80 kali
Pemkab Pandeglang Menarget Nilai SAKIP Tahun 2020 Tidak Turun

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Kepala Sub Bagian (Kasubag) Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah Setda Pandeglang Abdul Latif mengatakan, Pemkab Pandeglang menargetkan bisa mempertahankan nilai SAKIP  (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) tahun 2020 dengan nilai BB.

Kata Latif, target ini cukup realistis mengingat pelaksanaan pemerintahan Pemkab Pandeglang setahun terakhir terganggu akibat pandemi Covid-19. "Menuju nilai A itu masih sulit, perlu sistem yang terintegrasi dari perencanaan hingga monitoring dan evaluasi pembangunan. Itu bisa dilakukan jika Pandeglang sudah menggunakan aplikasi SIMRAL atau SIPD dari Kemendagri. Kita tahu, setahun terakhir ini banyak perubahan kebijakan akibat Pandemi dan akan berpengaruh pada penilaian SAKIP. Mudah-mudahan saja nilainya bertahan BB di tahun ini,” jelasnya, Selasa (14/9).

Dikatakan Latif, meski predikat yang ditarget tahun ini masih BB, namun nilai SAKIP-nya ditarget meningkat dibanding tahun sebelumnya. “Untuk mencapai hal ini butuh kerjasama antar Perangkat Daerah, koordinasi, konsultasi dan bimbingan teknis dengan Kemenpan.” 

Lebih lanjut Latif mengatakan, kedua aplikasi itu (SIMRAL dan SIPD) rencananya baru akan diterapkan efektif tahun depan. Meskipun perencanaan anggaran sudah dilakukan tahun ini. “Pada perencanaan anggaran tahun sebelumnya, Pandeglang masih menggunakan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) untuk perencanaan anggaran. Sedangkan monevnya menggunakan e-Sakip di Setda,” tambah Latif.

Terkait rasionalisasi anggaran untuk penanganan Covid-19, menurut Latif, pihaknya tak terlalu terganggu. Pasalnya anggaran untuk SAKIP menggunakan pos lain, yakni dari Dana Insentif Daerah (DID), meskipun sumber pendanaan ini juga mengalami pemangkasan.

Menurutnya, kendala utama justru pada sisi koordinasi. “Kita tidak bisa datang ke Kemenpan untuk koordinasi dan konsultasi, begitupun sebaliknya.” Terangnya.


Latif juga mengatakan, saat ini untuk evaluasi SAKIP sebenarnya sedang berproses. Hampir semua Perangkat Daerah sudah menginput data evaluasi SAKIP tersebut. “Tinggal dua OPD yang belum, rencananya mereka akan membereskan tanggungjawabnya hari ini. Ini sudah deadline.” (muhaemin)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook