Industri Bandel, WH : Kasih Sanksi Ditutup 

Redaksi   |   Metro Serang  |   Jumat, 18 September 2020 - 08:51:39 WIB   |  dibaca: 98 kali
Industri Bandel, WH : Kasih Sanksi Ditutup 

SERANG, BANTEN RAYA - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mewanti-wanti industri dan perkantoran swasta agar tak sekali-kali melanggar protokol kesehatan Covid-19. Jika melanggar, maka pihaknya tak segan untuk memberlakukan sanksi berupa penutupan. 

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, meski memberlakukan pembatasan sosil berskala besar (PSBB)) namun pihaknya tetap memberi ruang bagi industri untuk beroperasi. Syaratnya, mereka wajib untuk menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak, pihaknya tak segan untuk melakukan penutupan.

"Enggak imbauan, PSBB itu mengatur bahwa pabrik, industri, perkantoran swasta tetap harus melaksaakan protokoler kesehatan. Wajib, kalau tidak dikasih sanksi ditutup atau didenda atau sanksi sosial," ujarnya di Rumah Dinas Gubernur Banten, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, kemarin. 

Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, sikap tegas perlu diberlakukan untuk mengerem lonjakan kasus Covid-19. Sebab, pabrik menjadi salah satu penyumbang angka penyebaran dalam beberapa waktu terakhir. Ia mencontohkan, kenaikan signifikan di wilayah Tangerang Raya akibat klaster pabrik.

"Kami sudah bikin peraturan daerah untuk menguatkan. Ada sanksi pidana dan sebagainya, akan kita proses. Kami minta kepada aktivitas usaha pun tetap memerhatikan," katanya. 

Agar penyebaran Covid-19 bisa benar-benar ditekan masyarakat diminta untuk bisa menjadikan protokol kesehatan sebagai pedoman sehari-hari. Sebab, walu sudah meningkat namun kesadaran untuk penerapannya belum maksimal. 

"Pakai masker di luar tapi di rumah enggak cuci tangan atau bepergian, keluar rumah tanpa memerhatikan itu (protokol kesehatan). PSBB kita ada kelonggaran tapi tetap ruang longgar untuk dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan," tuturnya. (dewa)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook