Disparbud Berkomitmen Terus Kembangkan Kesenian Islami di Cilegon

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 18 September 2020 - 16:55:43 WIB   |  dibaca: 207 kali
Disparbud Berkomitmen Terus Kembangkan Kesenian Islami di Cilegon

Kota Cilegon yang jadi perwakilan Banten berhasil meraih juara 1 kategori Pop Religi, juara 1 Bintang Vokalis Remaja Putra, juara 2 Rebana Klasik Dewasa Putra dalam ajang Festival Kasidah tingkat nasional yang diselenggarakan di kota Ambon, Maluku pada 2019 lalu.

CILEGON, BANTEN RAYA - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon selama ini, cukup berhasil membina tim kesenian hadroh dan marawis di Kota Cilegon.

Sejak terbentuknya wadah kesenian hadroh yaitu Serikat Hadroh Banten (SHB) Kota Cilegon pada 2018 lalu, Disparbud tidak sedikit memberikan peran dalam membina kesenian bernuansa islami ini.

Kepada Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparbud Kota Cilegon Tini Suswatini mengatakan, wadah kesenian hadroh memang belum lama terbentuk di Cilegon tapi sudah bisa menghasilkan prestasi.
“Tahun lalu, di Pekan Olah Raga dan Seni Pelajar Daerah (Pospeda) Provinsi Banten, Alhamdulillah Kota Cilegon menjuarai Festival Hadroh putri dan mewakili Banten ke tingkat nasional. Untuk tim putra juara kedua,” katanya.

Keseriusan dan konsistensi pembinaan, lanjut Tini, adalah hal terpenting bagi kelestarian dan kemajuan kesenian Islam di Kota Cilegon.
“Kami memang punya komitmen untuk mendukung dan membantu melestarikan kesenian islami seperti hadroh ini,” tuturnya.

Bahkan tidak hanya hadroh, Tini mengungkapkan, Disparbud juga telah melakukan pembinaan terhadap marawis dan kasidah.
“Tahun lalu juga, dua grup marawis binaan Disparbud yang terhimpun di bawah naungan DPD Himpunan Musik Marawis Indonesia (HIMMI) Kota Cilegon Yakni Arrizquna dan Nada Ukhuwah berhasil tampil dalam audisi Festival Ramadan Indosiar di Studio 5 Indosiar, Jakarta,” katanya.

Sementara untuk kasidah, Tini menjelaskan, melalui kerjasama dengan Lasqi Kota Cilegon, kesenian kasidah di Kota Cilegon mampu berkembang dan mengukir prestasi di tingkat nasional.
“Pada 2018, Kota Cilegon melalui DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kota Cilegon turut mengirimkan wakilnya untuk mengikuti Festival Bintang Vokalis Qasidah Gambus Tingkat Nasional ke XXIII tahun 2018 yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur,” ujarnya.

Dan di 2019, pada Festival Kasidah tingkat nasional yang diselenggarakan di kota Ambon, Maluku, Kota Cilegon yang jadi perwakilan Banten berhasil meraih juara 1 kategori Pop Religi, juara 1 Bintang Vokalis Remaja Putra, juara 2 Rebana Klasik Dewasa Putra.

Namun, Tini mengakui di tahun 2020 ini pembinaan terhadap semua kesenian Islam di Cilegon terkendala akibat adanya pandemi Covid-19.
“Karena memang aturannya tidak boleh ada kegiatan yang dapat menyebabkan terjadinya kerumunan dan anggaran yang semula tersedia dialihkan untuk penanganan Covid 19 maka kami hanya bisa memberikan pembinaan dalam bentuk motivasi agar pandemi ini tidak menjadi alasan bagi para seniman untuk tidak melakukan latihan dan terus melestarikan kesenian Islam baik itu hadroh, marawis, maupun kasidah,” ujarnya kepada Banten Raya, kemarin.

Tini berharap, setelah pandemi berakhir, pembinaan secara utuh kembali bisa dilakukan.
“Semoga bisa banyak kegiatan yang dilakukan usai pandemi seperti menyelenggarakan festival marawis, hadroh dan sebagainya,” tuturnya. (danang/adv)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook