Petugas Gabungan Razia 20 Botol Miras Anker Bir dan Tuak

Redaksi   |   Metro Serang  |   Minggu, 20 September 2020 - 09:55:37 WIB   |  dibaca: 376 kali
Petugas Gabungan Razia 20 Botol Miras Anker Bir dan Tuak

SERANG, BANTEN RAYA - Petugas gabungan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Serang dan Satpol PP Kota Serang menggelar razia di tempat hiburan, kafe, dan tempat keramaian di Kota Serang, Sabtu (19/9) malam sekitar pukul 21.30.

Hasilnya, 20 botol minuman keras (miras) merek anker bir bintang dan 40 liter jeriken tuak berhasil diamankan petugas gabungan tersebut. 

Camat Serang Tb. Yassin mengatakan, razia itu merupakan kegiatan sosialisasi dan monitoring dalam rangka percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di tingkat Kecamatan Serang, di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sesuai Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 36 Tahun 2020.

"Kita mengamankan dua dus miras. Satu dus isinya 20 botol. Selain itu kita juga mendapatkan dua jeriken tuak. Satu jeriken 20 liter, tapi langsung kita buang karena bau. Kalau miras dibawa ke kantor Satpol PP buat barbuk," ujar Yassin, dihubungi Banten Raya, Minggu (20/9) pagi sekitar pukul 08.30.

Ia menjelaskan, miras tersebut berhasil didapatkan dari salah satu warung kopi yang berlokasi di Kaligandu, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang.

"Sasaran kita sebenarnya ke kafe Nioni atau Nagurata. Ternyata kafe Nioni sudah tutup. Terus kita menyisir ke belakang kafe, ada warung kopi. Dari warung kopi kita mendapatkan miras dan tuak. Sebelumnya juga pernah merazia miras dari situ," ucap dia.

Selain itu, pihaknya menyisir ke Kafe AIH di Jalan Ayip Usman, acara pesta pernikahan di Cikepuh, Stadion Maulana Yusuf (MY), Jalan Ahmad Yani, Alun-alun Kota Serang, Ramayana dan berakhir di Resto Total. 

"Ketika di warung Kopi Kaligandu ada pengunjung yang tidak pakai masker, kita suruh push up. Kita juga membubarkan komunitas motor yang akan balap liar di Ahmad Yani. Terus pedagang di Stadion kita suruh tutup karena sudah melebihi batas waktu dari jam 21.30," terangnya.

Yassin mengaku bahwa kegiatan razia tempat hiburan dan tempat keramaian itu baru kali pertama dilakukan Muspika Kecamatan Serang.

"Insya Allah Minggu depan kita adakan lagi, untuk mengurangi kerumunan massa di malam hari. Apalagi sekarang ini kan masih masa pandemi Covid-19," tandas Yassin.

Kepala bidang penegakan produk hukun daerah (PPHD) Satpol PP Kota Serang Tb. Hasanudin membenarkan bahwa pihaknya berhasil mengamankan miras hasil razia dari tempat hiburan dan kafe, karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2010 tentang pencegahan, pemberantasan, dan penanggulangan penyakit masyarakat. 

"Iya ada sekitar 20 botol miras anker bir kita bawa ke markas buat barbuk," ucap Hasanudin. (harir)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook