Ini yang Dilakukan Thoni-Imat Jika Terpilih Jadi Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang 

Redaksi   |   Politik  |   Senin, 21 September 2020 - 21:29:18 WIB   |  dibaca: 517 kali
Ini yang Dilakukan Thoni-Imat Jika Terpilih Jadi Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang 

SUASANA HANGAT: Balon Bupati Pandeglang Thoni Mukson (kiri) dan Balon Wakil Bupati Pandeglang Miftahul Tamami (tengah) saat berkunjung ke Kantor Redaksi Banten Raya di Cilegon, Senin (21/9).

CILEGON, BANTEN RAYA- Pasangan bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang Thoni Fathoni Mukson dan Miftahul Tamami (Thoni-Imat) berjanji akan membuat mulus jalan Kabupaten Pandeglang dalam waktu lima tahun, jika mereka terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Pandeglang 2020. Seperti diketahui saat ini, kondisi infrastruktur jalan Kabupaten Pandeglang dianggap kurang baik.

Thoni mengatakan, jalan yang jadi aset Kabupaten Pandeglang panjangnya sekitar 723 kilometer. Saat ini jalan yang kondisinya mulus hanya sekitar 200 kilometer. Sisanya sekitar 500 kilometer masih rusak. Untuk itu Thoni berjanji apabila dia terpilih jadi Bupati Pandeglang akan membangun jalan tersebut dengan sistem beton.
“Dalam waktu lima tahun atau bahkan kurang dari lima tahun, 500 kilometer jalan Kabupaten Pandeglang akan mulus. Tidak usah tanya caranya bagaimana, kita bisa melakukan itu,” kata Thoni saat berkunjung ke Kantor Redaksi Banten Raya, di Ruko Cilegon Business Square, Pondok Cilegon Cilegon (PCI), Senin (21/9).

Dikatakan Thoni, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pandeglang saat ini dinilai masih banyak yang tidak tepat sasaran dan efisien dalam penggunaannya. Ia optimistis APBD Kabupaten Pandeglang mampu membiayai perbaikan infrastruktur jalan. “Saya akan potong kebijakan-kebijakan yang tidak populis untuk membangun jalan,” kata Thoni yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Thoni turut menyoroti program yang telah dilaksanakan Balon Bupati petahana karena dinilai banyak kebijakan anggaran yang tidak tepat sasaran. Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten ini juga  menyoroti minimnya inovasi dari kepala daerah yang ada saat ini. 
“Semua bidang kegiatan sebenarnya bisa dilakukan dengan DAK (dana alokasi khusus) tinggal bagaimana kita komunikasinya,” tuturnya.

Selain infrastruktur jalan, pasangan Thoni-Imat memiliki beberapa program lain seperti bidang pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, kurangnya anggaran fiskal saat ini menjadi alasan kurangnya APBD untuk memprogram pembangunan. Namun baginya alasan tersebut dinilai tidak masuk akal. “APBD Pandeglang mampu untuk membenahi infrastruktur ketika penggunaanya tepat sasaran,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Thoni, Pilkada Pandeglang 2020 menjadi momentum Kabupaten Pandeglang untuk melakukan perubahan. Ia berharap masayarakat Pandeglang juga menginginkan adanya perubahan. Sebab, saat ini pembangunan di Pandeglang dinilai belum merata. “Saat ini hampir tidak ada inovasi,” tuturnya. 

Sementara itu, Balon Wakil Bupati Pandeglang Miftahul Tamami atau yang biasa disapa Imat berharap perubahan di Pandeglang akan segera terwujud. Dalam proses sosialisasi program visi misi yang diusung pasangan Thoni-Imat, Ia melakukannya ke rumah-rumah atau door to door. 
“Saya keliling ke rumah-rumah warga buat sosialisasi, kita juga melihat infrastruktur masih belum mulus jalannya,” tuturnya. (gillang/rahmat)

 

 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook