Pengosongan Gedung DHD 45 Nyaris Ricuh, Subadri dan Mas Muis Adu Mulut

Redaksi   |   Metro Serang  |   Selasa, 22 September 2020 - 12:48:22 WIB   |  dibaca: 728 kali
Pengosongan Gedung DHD 45 Nyaris Ricuh, Subadri dan Mas Muis Adu Mulut

SERANG, BANTEN RAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengosongkan isi Gedung DHD 45 di Jalan Ki Mas Jong Kota Serang, Selasa (22/9) menyusul akan adanya revitalisasi gedung bersejarah tersebut. Sejumlah pengurus DHD 45 yang sebelumnya menggunakan gedung tersebut melakukan perlawanan agar gedung tidak dieksekusi. 

Pantauan Banten Raya di lapangan, sejak anggota Satpol PP Kota Serang, Polri, dan TNI masuk ke halaman gedung sejumlah pengurus sudah menghadang para petugas agar membatalkan pengosongan gedung. 

Ketua DHD 45 Banten Mas Muis Muslih sempat beradu argumen dengan Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin. Ia meminta ada pertemuan dan diskusi terlebih dahulu yang ia sebut 'kopi darat' sebelum eksekusi dilakukan. Menurut Muis ada yang perlu dibicarakan sebelum eksekusi dilakukan. 

"Enggak bisa pakai cara seperti ini," kata Muis dengan mimik kesal dan marah. 

Namun, para petugas Satpol PP Kota Serang atas arahan Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin tetap mengosongkan gedung tersebut. Beberapa petugas berusaha menenangkan Muis yang tampak masih kesal. 

Subadri beralasan Pemerintah Kota Serang sudah beberapa kali menggelar rapat dan musyawarah sebelum mengosongkan gedung. Beberapa musyawarah bahkan dihadiri Muis sendiri dan bisa dibuktikan dengan adanya tanda tangan yang bersangkutan. 

Meski Muis dan beberapa pengurus DHD 45 mencoba menahan petugas namun perlahan barang-barang yang ada di Gedung Juang 45 dikeluarkan oleh anggota Satpol PP Kota Serang dan diangkut untuk diamankan. (tohir)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook