Fahmi Hakim, HMI, dan Aparatur Desa Keroyok Bangun Rutilahu di Tambiluk

Redaksi   |   Serang Raya  |   Selasa, 22 September 2020 - 19:57:03 WIB   |  dibaca: 530 kali
Fahmi Hakim, HMI, dan Aparatur Desa Keroyok Bangun Rutilahu di Tambiluk

SERANG, BANTEN RAYA - Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Jabodetabek Banten, serta aparatur desa bahu membahu membangun rumah Aam yang roboh di Kampung Gagaden, Desa Tambiluk, Kabupaten Serang, Selasa (22/9).

Fahmi berbelanja sendiri material untuk keperluan Aam mulai dari semen, pasir, kayu, dan peralatan lainnya. "Yang pertama kita niatnya ibadah. Yang kedua, kita membantu masyarakat dan pemerintah daerah. Dan memang anggaran pemda kan terbatas. Butuh kontribusi kita semua masyarakat," kata Fahmi saat memberikan bantuan kepada Aam. 

Fahmi didampingi Kepala Desa Tambiluk Akhmad Kosim, Kepala Badan Permusyawaratan Desa Tambiluk Rohendi, dan Ketua Eksternal Badko HMI Jabodetabek-Banten Januar Eka Nugraha. 

Aam sendiri tak mampu menyembunyikan rasa bahagia serta haru saat mendapatkan bantuan tersebut. "Iya biasanya sendiri tidur si sini. Kalau hujan kehujanan. Terima kasih ya Pak," katanya. 

Kades Tambiluk Akhmad Kosim mengatakan, masyarakat Tambiluk banyak yang kondisi ekonominya memprihatinkan. Kasus rumah tidak layak huni milik Aam, kata Kosim banyak terdapat di Tambiluk. 

"Kalau yang diperbaiki sebenarnya sudah banyak. Di 2018 itu ada 35 rumah, di 2019 ada 30 rumah, dan sudah diajukan di tahun ini 32 rumah, tapi katanya dapatnya 19 rumah," kata Kosim. 

Kosim mengatakan, pemerintahan Bupati Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa merupakan dimana perbaikan rumah tidak layak huni dilakukan secara gencar. "Iya diperbaikinya banyaknya di zaman Bu Tatu semua. Tapi kan memang banyak rumah masyarakat yang kondisinya seperti itu (rutilahu) udah sejak dulu itu mah," kata Kosim. 

Ia mengaku sudah mengajukan rumah Aam untuk diperbaiki. Hanya saja, bantuan belum datang, rumah Aam sudah roboh terlebih dahulu. "Kalau BPNT (bantuan pangan nontunai) dapat. Kemudian BLT (bantuan langsung tunai) dana desa juga dapat," katanya. 

Ketua Eksternal Badko HMI Jabodetabek-Banten Januar Eka Nugraha mengapresiasi gerak Wakil Ketua DPRD Banten yang langsung terjun ke lapangan begitu mendapatkan informasi soal warganya. 

"Kalau saya lihat, kasus robohnya rumah itu bukan karena ditelantarkan oleh pemerintah. Tapi mungkin karena antre menunggu giliran. Kalau kita lihat program rutilahu di Kabupaten Serang ini kan cukup luar biasa. Kita berharap terus dipertahankan, bisa bertambah jumlahnya, dan semakin merata," katanya. (fikri)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook