12 Tahun Menanti, Akhirnya Air PDAM Mengalir 

Redaksi   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 24 September 2020 - 20:26:48 WIB   |  dibaca: 109 kali
12 Tahun Menanti, Akhirnya Air PDAM Mengalir 


TANGERANG, BANTEN RAYA – Akhirnya warga Perumahan Sudirman Indah, Tigaraksa, dapat menikmati air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja milik Pemkab Tangerang, setelah 12 tahun menanti.

Plt RT03/06 Blok B Perumahan Sudirman Indah, Kelurahan Tigaraksa, Maidi Supernenti mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tangerang dalam hal ini Perumdam TKR yang telah memasang jaringan perpipaan air bersih di perumahannya.
Ia mengaku, tinggal di Sudirman Indah sejak tahun 2008 artinya sudah 12 tahun menanti air bersih dari PDAM. Berkat perjuangan warga dan pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang pada tahun 2020 baru terealisasi pemasangan jaringan air bersih.

"Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Zaki Bupati Tangerang yang telah realisasikan program air bersih di Sudirman. Ini menjadi kebanggaan buat kami yang selama ini menanti air PAM selama 12 tahun," ujar Maidi.
Menurutnya, kebutuhan air bersih warga selama ini didapat dari pengeboran air tanah, yang awalnya hanya kedalaman 12 meter air tersedia. Tetapi, kata pria asal Palembang ini, lama kelamaan air berkurang mungkin dipengaruhi jumlah penduduk yang semakin padat, debit air pun semakin kecil bahkan di beberapa blok air bor tidak keluar walaupun kedalaman mencapai 70 meter.

"Kita sudah 5 kali bor air dengan lokasi yang berbeda bersama warga lainnya, tentu berpengaruh dengan biaya untuk pengeboran air, biaya bor sangat mahal tergantung kedalaman," kata Maidi.
Purwanto warga Blok E Sudirman juga sangat bergembira di rumahnya telah pasang jaringan air bersih. Penantian pemasangan PAM sudah lama dinanti sejak tahun 2010, dirinya tinggal di Sudirman artinya itu sudah 10 tahun.
"Mewakili warga blok E kami merasa bersyukur bisa menikmati air bersih dari Perumdam TKR," kata pria asal Pacitan, Jawa Timur, ditemui usai latihan voli.
Banyak juga warga Sudirman Indah membeli air curah dari tukang gerobak yang keliling kompleks. Warga sehari bisa mengeluarkan biaya Rp30 ribu untuk beli air bersih. Sekarang air sudah terpasang di depan rumah, tinggal membayar pemakaian air per bulan.

Baya Pangiluan Hatta, Kepala Kantor Cabang Tigaraksa Perumdam TKR, mengatakan untuk pemasangan jalur pipa di Perum Sudirman Indah sudah selesai awal tahun 2020. Dikatakan Baya, sekarang sedang fokus pemasangan sambungan rumah ke warga yang telah mendaftar kolektif melalui pengurus RT/RW yang telah ditunjuk dan perorangan atau mengurus langsung di perusahaan.

Berdasarkan data sampai akhir September ini yang sudah terpasang sambungan langganan (SL) di Perum Sudirman Indah mencapai 920 dari 2.500 yang daftar. Biaya pendaftaran Rp1.206.000 untuk golongan rumah tangga.
"Yang belum tersambung langganan akan kami pasang mulai hari ini, tentu penyambungan akan dilakukan secara bertahap di tiap RT," ujarnya.
Direktur Utama Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Sofyan Sapar menambahkan untuk sambungan langsung (SL) di perumahan Sudirman Indah sudah mencapai 920 SL, dan yang belum akan segera dipasang.
Perumdam TKR di Cabang Tigaraksa sudah melayani sambungan langsung ke rumah sebanyak 15.418 sl, mulai dari Kecamatan Balaraja, Cisoka, Solear, Tigaraksa, dan Sukamulya. Untuk sambungan langsung di Kecamatan Solear 1.350 sl, Kecamatan Cisoka 1.000 sl, Kecamatan Balaraja 7.775 sl, Kecamatan Suka Mulya 1.231 sl, Kecamatan Tigaraksa 4.062 sl.

Tahun ini target sambungan langganan di Cabang Tigaraksa 7.000 sl yang akan dipasang, di Perumahan Kirana, Batara Kecamatan Solear dan Perumahan Sudirman Indah Tigaraksa. Perumdam TKR Kabupaten Tangerang investasikan dana untuk membangun jaringan infrastruktur sistem penyediaan air minum untuk melayani masyarakat di Cabang Tigaraksa. 

"Investasi tersebut untuk membangun infrastruktur cakupan di Kecamatan Tigaraksa, Solear, Cisoka, Suka Mulya, dan Balaraja untuk pelayanan air bersih," ujarnya. Untuk sumber air baku di Sungai Cidurian di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, dengan kapasitas instalasi pengolahan saat ini 200 liter per detik. (*/budi)


Berita dikutip dari Website Pemkab Tangerang 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook