Gara-gara Mengantuk, Pemotor Tabrak Pohon Hingga Tewas

Redaksi   |   Metro Serang  |   Kamis, 24 September 2020 - 21:02:42 WIB   |  dibaca: 144 kali
Gara-gara Mengantuk, Pemotor Tabrak Pohon Hingga Tewas

OLAH TKP: Anggota Satlantas Polres Serang Kota melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan tunggal di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kamis (24/9).

SERANG, BANTEN RAYA- Diduga mengantuk saat mengendarai sepeda motor Yamaha X-ride berplat nomor A-2528-CI, RA Kamiludin tewas mengenaskan setelah menabrak pohon, di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Lingkungan Tembong, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, tak jauh dari gedung Pengadilan Negeri (PN) Serang, Kamis (24/9).
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Serang Kota AKP Gesit Febriatmoko mengatakan, kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Raya Serang-Pandeglang sekitar pukul 05.00 itu, menyebabkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Korban meninggal mengalami luka di area wajah, seperti robek pada pelipis kiri, hidung dan mulut mengeluarkan darah," katanya kepada Banten Raya.
Menurut Gesit, sebelum terjadi kecelakaan korban berkendara seorang diri dari arah Pandeglang menuju Kota Serang. Diduga korban kelelahan dan mengantuk saat berkendara.
"Korban hilang konsentrasi (mengantuk) kemudian dia oleng ke kiri dan menabrak pohon yang ada di bahu jalan. Meninggal di lokasi kejadian," ujarnya.

Gesit menambahkan pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang menetahui kejadian tersebut dan membenarkan jika korban mengalami kecelakaan tunggal.
"Korban kita bawa ke RSDP (Rumah Sakit dr Drajat Prawira). Sedangkan motornya sudah kita bawa ke Polsek untuk pencocokan nomor kendaraan yang digunakan oleh pelaku kejahatan,"  tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Gesit menjelaskan berkendara saat kondksi mengantuk cukup berbahaya dan hanya ada satu solusinya, yakni istirahat, karena mengendarai kendaraan itu butuh konsentrasi penuh.

"Apabila dipaksa, maka kejadian fatal akan menimpa Bahkan, dapat merugikan semua orang yang ada di sekitar lokasi atau jalan tersebut jika terjadi kecelakaan lalu lintas," jelasnya.
Sementara itu, petugas keamanan PN Serang Rafi Ahmad membenarkan adanya pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan tak jauh dari pengadilan. Korban mengalami luka parah dibagian wajahnya setelah menghantam pohon. "Kejadianya subuh. Korban meninggal di lokasi. Dievakuasi anggota Polres ke rumah sakit," katanya.
Menurut Rafi, pada Kamis (24/9) ini, terdapat dua kecelakaan lalu lintas tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tunggal. Peristiwa kedua, korban hanya mengalami luka parah di bagian kakinya. "Tadi jam dua siang, ada juga yang kecelakaan. Tidak meninggal, hanya kakinya patah tulang dan harus mendapatkan perawatan medis," ujarnya. (darjat/rahmat)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook