Dua DPO Pemerkosa Siswi SMP Masih Diburu Polisi

Redaksi   |   Hukum  |   Minggu, 27 September 2020 - 21:17:21 WIB   |  dibaca: 192 kali
Dua DPO Pemerkosa Siswi SMP Masih Diburu Polisi

MASIH DIBURU: Kapolres Serang AKBP Mariyono bersama kelima pelaku saat ekpose kasus pemerkosaan di Mapolres Serang, Jumat (25/9).

SERANG, BANTEN RAYA- RW dan UC, tersangka pemerkosaan dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, masih dalam pengejaran kepolisian. Dalam kasus asusila ini, polisi telah mengamankan lima orang pelaku berinisial AM (19), SN (23), AN (18), ML (15), dan SR (19).

Kasatreskrim Polres Serang AKP Arif Nazaruddin mengatakan, anggota unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang masih memburu kedua pelaku. Diduga kedua warga Desa Belokang, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang itu telah melarikan diri.

"Keberadaan keduanya sudah terdeteksi. Tapi karena informasi kelima pelaku ini sudah menyebar, pelaku melarikan diri," katanya kepada Banten Raya, Minggu (27/9).
Arif menambahkan, RW dan UC sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Meski begitu, pihaknya berharap keduanya memiliki iktikad baik dan menyerahkan diri ke kantor polisi, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Masih kita kejar, semoga saja mereka menyerahkan diri, sebelum kami menangkapnya," tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, saat ini pihak kepolisian tengah memberikan pendampingan terhadap kedua korban, agar tidak mengalami trauma yang cukup mendalam. Sebab perbuatan tujuh pelaku ini dapat meninggalkan trauma yang cukup lama.

"Kondisi korban trauma, kita masih melakukan pendampingan kepada keluarga maupun korban," katanya.
Diketahui, aksi pemerkosaan yang dilakukan oleh lima pelaku AM, SN, AN, ML, dan SR bersama dua orang DPO yaitu RW dan UC dilakukan di area perkebunan di Kecamatan Bandung, sekitar pukul 23.00. Kejadian itu bermula saat kedua korban yang masih siswi SMP ini pergi ke kawasan Modern Cikande untuk membeli makanan kucing, dengan berjalan kaki. 

Karena ada keributan warga antar kampung, keduanya tidak bisa pulang. Saat itu korban ditawari untuk diantar oleh para pelaku yang sedang minum-minuman keras. Pelaku SN kemudian menawarkan tumpangan untuk mengantar ke rumahnya. Akhirnya korban mau diantar. Kedua korban dibonceng motor oleh SN, dan diikuti oleh pelaku lainnya dengan menggunakan 4 sepeda motor.

Bukannya diantar ke rumah, korban malah dibawa ke perkebunan di Kecamatan Bandung. Keduanya kemudian diperkosa secara bergiliran oleh pelaku. Usai diperkosa kedua korban kabur dengan berlari sepanjang 10 kilometer menuju rumahnya.

Setelah menceritakan kepada orangtuanya, korban dan orangtuanya langsung melapor ke Mapolres Serang. Pada Kamis (24/9) malam, lima dari tujuh pelaku yaitu AM, SN, AN, ML, dan SR berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing. Dua orang lainnya kini masih diburu polisi. (darjat/rahmat)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook