Gubernur Minta Pandeglang Sediakan Hotel Pasien OTG

Redaksi   |   Pandeglang  |   Selasa, 29 September 2020 - 20:51:31 WIB   |  dibaca: 87 kali
Gubernur Minta Pandeglang Sediakan Hotel Pasien OTG

PIMPIN RAPAT : Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi Pjs Bupati Pandeglang Gunawan Rusminto memimpin rapat evaluasi tahapan Pilkada serentak 2020 di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Selasa (29/9).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Gubernur Wahidin Halim (WH) menyarankan Pemkab Pandeglang menyediakan hotel untuk pusat karantina isolasi mandiri bagi pasien atau masyarakat terpapar Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG). 

Permintaan ini disampaikan WH dalam rapat evaluasi tahapan Pilkada serentak 2020 bersama Forkompinda Banten dan Pandeglang di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Selasa (29/9). 

Kata WH, disediakannya rumah atau hotel tersebut penting dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. "Saya hanya mencontohkan. Mudah-mudahan Pemkab Pandeglang ada duit bisa terlaksana," katanya ditemui Banten Raya usai rapat. 

Dijelaskannya, pemerintah sangat fokus menangani pencegahan penyebaran Covid-19. WH mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. "Pemerintah dan masyarakat harus bersungguh-sungguh menyelesaikan virus korona. Rakyat juga harus taat dengan menggunakan masker, karena harus ada usaha dan ikhtiar," jelasnya. 

Pada perhelatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang di Pilkada serentak 2020, WH menginginkan, ada pembatasan tahapan kampanye untuk pasangan calon (Paslon) dan harus menerapkan protokol Covid-19. 

"Kampanye harus kita batasi. Dengan kita menerapkan protokol kesehatan masyarakat akan lebih hati-hati," imbuhnya. 

WH berpesan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas di pilkada. Ia menginginkan pilkada berlangsung lancar. "ASN harus netral karena pemerintah fungsinya memfasilitasi dan tidak untuk berpihak. Saya ingin terciptanya pilkada yang kondusif dan aman," harapnya. 

Pjs Bupati Pandeglang Gunawan Rusminto mengatakan, sudah menindaklanjuti arahan yang diminta Gubernur Banten. "Hasil koordinasi saya dengan pihak polres untuk rumah singgah Covid-19 sudah ada di PKPRI, cuman saya nanti mau koordinasi dengan pak Sekda (Perry Hasanudin-red) anggarannya ada atau tidak. Daya tampung pasien sekitar 20 kasur. Saya belum bisa mau diterapkan kapan, saya mau lihat anggaran yang ada," tuturnya. (yanadi/budi)


 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook