Laporan ke Bareskrim Tak Ganggu Penyehatan Bank Banten

Redaksi   |   Metro Serang  |   Jumat, 02 Oktober 2020 - 11:13:00 WIB   |  dibaca: 220 kali
Laporan ke Bareskrim Tak Ganggu Penyehatan Bank Banten

SERANG, BANTEN RAYA - Manajemen Bank Banten memastikan jika proses hukum di Bareskrim Polri yang kini sedang berjalan tak menganggu langkah penyehatan bank. Sebab, pemulihan bank merupakan rangkaian aksi yang tidak dipengaruhi oleh satu aspek tertentu saja. 

Seperti diketahui, seorang warga Kabupaten Lebak M Ojat Sudrajat melaporkan Bank Banten ke Bareskrim Mabes Polri, belum lama ini. Dia melaporkan pimpinan bank plat merah itu lantaran adanya dugaan kredit fiktif.

Direktur Bank Banten Kemal Idris mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum menerima informasi terbaru terkait laporan tersebut. Bahkan, dia membantah adanya surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) seperti kabar yang berkembang.

"Mungkin perlu diklarifikasi untuk SPDP ini. Direksi belum pernah menerima SPDP," ujarnya, kemarin.

Mantan bankir Bank Jawa Barat Banten (BJB) itu menuturkan, meski proses hukum berjalan namun hal tersebut tidak akan menganggu langkah penyehatan Bank Banten. Pasalnya, penyehatan merupakan rangkaian aksi yang tidak akan terganggu oleh satu aspek tertentu.

"Saya pikir proses pemulihan Bank Banten terus berjalan karena memang proses ini terdiri dari beberapa aspek. Tidak hanya permodalan tapi juga likuiditas, penyelesaian kredit bermasalah," katanya.

Saat ini, kata dia, manajemen Bank Banten terus fokus dalam menyelesaikan aspek penyehatan lembaga perbankan itu. "Jadi memang aspek itu terus berjalan untuk pemulihan," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, kini Bank Banten sedang menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Jumat (2/10). Kegiatan tersebut dilakukan untuk meminta persetujuan penerbitan saham baru senilai Rp3,04 triliun. (dewa)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook