Pandemi Korona, Terminal Tunjung Teja Hanya Diisi 30 Angkot

Redaksi   |   Serang Raya  |   Senin, 05 Oktober 2020 - 14:04:50 WIB   |  dibaca: 184 kali
Pandemi Korona, Terminal Tunjung Teja Hanya Diisi 30 Angkot

SERANG, BANTEN RAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang telah selesai melakukan uji coba terminal Tunjung Teja dan mulai 1 Oktober kendaraan yang masuk ke terminal dikenakan retribusi.

Namun selama uji coba yang berlangsung kurang lebih dua bulan, kendaraan angkutan kota (angkot) yang masuk ke terminal hanya 30 unit, yang terdiri dari trayek Tunjung Teja-Lebak 10 angkot dan trayek Tunjung Teja-Kota Serang 20 unit.

"Uji coba sudah kita lakukan dan terminal Tunjung Teja sudah dioperasikan tapi memang tergantung pada kendaraan yang masuk ke terminal itu sendiri," ujar Kepala Dishub Kabupaten Serang Hedi Tahap, Senin (5/10).

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan selama uji coba, Hedi mengungkapkan, kendaraan yang masuk ke terminal Tunjung Teja hanya 30 angkot. Adapun data yang ada dari provinsi untuk trayek Tunjung Teja-Lebak kurang lebih 40 unit, terus untuk trayek Tunjung Teja-Kota Serang 60 unit.

"Tapi sehari-hari yang beroperasi cuman segitu (50 unit-red). Akan kita lihat kenapa bisa berkurang. Kita juga punya trayek senidiri yang sementara ini belum ada peminatnya seperti Tunjung Teja-Cikeusal, Tunjung Teja-Pamarayan, dan Tunjung Teja-Baros," tuturnya.

Hedi menjelaskan, untuk bus saat ini belum bisa masuk karena bangunan terminal didesain untuk angkutan pendesaan sehingga bus belum bisa masuk dan harus direnovasi. "Mulai 1 Oktober ini angkot yang masuk kita kenakan retribusi," katanya. (Tanjung)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook